Connect with us

Sosok

Kisah Bos JNE, Mualaf yang Bertekad Mendirikan 99 Masjid

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Siapa yang tak mengenal perusahaan jasa pengiriman JNE? Di balik kesuksesan perusahaan ini, terdapat nama Djohari Zein yang menjabat sebagai Presiden Komisaris.

Djohari adalah pemeluk Islam yang meyakini dan mengamalkan Surat Al Maun. Dia mualaf pada 1982.”Saya terlahir 1954, dari keluarga WNI Tionghoa, keluarga saya Budha, dan saya disekolahkan di sekolah Katolik,” kata Djohari di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Perjalanan sebagai muslim membawanya pada Al-quran yang dia jadikan petunjuk dalam hidupnya sebagai pengusaha.

“Saya bertemu dengan guru saya Haji Suprapto, dan saya tidak mungkin bisa sukses tanpa pertolongan dari Allah,” ucap Djohari, yang biasa disapa Pak Jo.

Ia pun turut mengamalkan ayat suci Alquran dalam surah al-Ma’un yang berisikan hingga tujuh ayat. Dalam surah tersebut disebutkan, bahwa seorang Muslim seharusnya berbuat baik kepada anak yatim, dan memberi makan kepada orang miskin, agar tidak menyia-nyiakan ibadahnya kepada Yang Maha Penguasa. “Berbuat kebaikan adalah tanda rasa syukur yang kita terima,” kata dia.

Djohari juga berkeinginan untuk membangun sebuah masjid. Hal itu karena pengalam pribadi yang selalu keluar kota, namun saat singgah di masjid banyak yang kurang terpelihara dengan baik. Maka, pada saat umrah pada Juli 2009, keinginan itu dia sampaikan dalam doa. Jawaban atas doa itu tercetus dalam mimpi. “Jangankan satu masjid, 99 masjid pun diizinkan.” Dari mimpi itu, Djohari yakin dan bertekad mewujudkannya. Ia pun mendirikan Johari Zein Foundation, sebuah yayasan yang hendak membangun 99 masjid. Jumlah tersebut diambil dari nama baik Allah atau asma al-husna.

Dari 99 masjid, saat ini Johari Zein Foundation telah membangun masjid Zeinurrahim di desa Medana Lombok Utara. Jika 99 masjid sudah terbangun, Johari Zein Foundation akan kembali membangun 99 masjid lainnya. “Saya ingin memulai perjalanan jihad ini,” ungkap Djohari yang juga pendiri perusahaan startup.(IMF, foto: Johari Zein Foundation)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sosok