Naluri Takabur; Perasaan Terancam dan Tipuan Diri

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) “Langit tidak perlu menjelaskan ketinggian dan keistimewaannya, karena semuanya nyata dan hakiki” Ini kisah tentang sosok John Patrick McEnroe, Jr. Ia adalah salah satu legenda tenis profesional USA, terutama di tahun 1980-an. Dia sukses meraih banyak tropi juara; (1) tujuh tropi tunggal putera…

Read More

Merayakan Perasaan Kekurangan

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Tidak ada rekam jejak hidup seseorang yang serba sempurna, perfect. Adalah kodrati bahwa setiap orang memiliki kekurangan. Inilah rumus kehidupan. Tetapi, kekurangan tidak untuk disesali, apalagi dibenci. Duka kita tidak boleh terlilit petaka dan dosa masa lalu. Biarlah kekurangan menjadi bagian hidup yang sejatinya…

Read More

Ketaatan Beruk dan Kenakalan Manusia

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Kisah beruk dan renungan di tulisan sebelumnya menjadi sindiran keras untuk watak buruk (fujūr) manusia. Kecenderungan fujūr menggeliat ke arah yang licik, penuh kepura-puraan. Istaghfirullah. Ini adalah perangai dan kelakuan banyak manusia. Mereka sering berpikir semua bisa diatur, termasuk mengatur halal-haram; “memutihkan hal-hal yang hitam,…

Read More

Kebutuhan versus Keinginan

Oleh Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Saya beruntung pada tahun 2007 dan 2009 diajak menjadi anggota the Indonesian Delegates for Indonesian-Norwegian Dialog on Human Rights, di Oslo, Norwegia. Acara dialog bilateral ini diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Norwegia.  Di sela-sela waktu padat dan sibuk kegiatan dialog bilateral ini, di tahun…

Read More

Etika Buruk Kaum “Bangsawan”

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Ya. Ini sarkasme bangsawan, yaitu bangsa yang biasa hidup di awan, yang biasa hidup melangit tanpa keprihatinan dan kerendahan hati. Masih saja ada orang yang menyebut-nyebut kelas sosial leluhur dan keluarga untuk mem-backing aksi arogansinya. Petuah luhur mengajarkan bahwa “Kita tidak menjadi terhormat hanya…

Read More