Connect with us

Safa Marwah

Rona Bahagia Jamaah Haji Kloter Pertama Mendarat di Madinah

Terlebih dahulu melaksanakan ibadah Arbain di Madinah, setelahnya berangkat ke Mekkah melaksanakan umrah.

[MADINAH, MASJIDUNA] — Setelah menempuh perjalanan panjang melalui jalur udara, ratusan jamaah haji asal Indonesia kelompok terbang (Kloter) pertama mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) sekitar pukul 09.58 waktu Arab Saudi (WAS). Rona wajah bahagia tak dapat disembunyikan melalui senyum lebar para jamaah.

Sejumlah pejawab perwakilan Indonesia di tanah Arab Saudi menyambut kedatangan  menyambut jamaah haji Indonesia kloter pertama yang diberangkatkan dari embarkasih Solo itu. Seperti halnya Duta Besar Indonesia di Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad.

Duta Besar Indonesia di Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Konsulat Jenderal (Konjen) Indonesia di Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji KJRI Jeddah yang juga Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah Jasam, dan Kepala Daker Bandara Haryanto menyambut jamaah haji Indonesia kloter pertama yang diberangkatkan dari embarkasih Solo itu.

“Kami sangat bergembira bisa menyambut kloter pertama jemaah haji Indonesia bersama Deputi Urusan Ziarah Kementerian Haji dan Umrah Abdurrahman al Bejawi,” ujar Abdul Aziz di Bandara AMAA Madinah, Sabtu (4/6/2022).

Abdul Aziz merasa bahagia dan haru menyambut jamaah haji dari negara Indonesia. Maklum, pelaksanaan ibadah haji sempat ‘dimoratorium’ bagi jamaah asal negara lain. Baginya, pelaksanan ibadah haji menjadi momentum yang dinantikan para jamaah haji asal Indonesia. Sebab antrian calon jamaah haji di Indonesia amatlah lama.

Dia berpesan agar seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan. Kendatipun pandemi sudah menurun, tapi jemaah tetap harus disiplin protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, kondisi saat ini di Saudi sangat panas. Dia berharap betul agar para jamaah asal Indonesia diberi kesehatan  dalam menunaikan seluruh rukum haji dan ibadah lainnya di tanah Mekkah.

Konsulat Jenderal (Konjen) Indonesia di Jeddah Eko Hartono menambahkan, selama di Madinah, jemaah bakal menjalani ibadah Arba’in. Yaitu, salat berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu.  Sebab masa tinggal di Madinah maksimal sembial hari lamanya. Selesai Arbain, jamaah bakal  diberangkatkan ke Makkah untuk menunaikan ibadah umrah.

“Lalu menunggu sampai tiba fase puncak haji.” Katanya.

Rona bahagia jamaah

Rona bahagia terpancar dar wajah Mintoro Kuslan (46). Jamaah haji asal Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati itu tersedu meluapkan rasa bahagianya bisa menjejakan kaki di tanah suci setelah penantian panjang dalam antrian keberangkatan haji. Tak hanya itu,  Mintoro mengaku bangga lantaran mendapat perlakuan istimewa dari pemerintah.

“Alhamdulillah kita sudah sampai. Kita senang dan haru, setelah lama menunggu, tahun ini bisa menginjakkan kaki kita di Tanah Suci,” ujarnya.

Perasaan senada disampaikan jamaah haji asal Pati, Jawa Tengah, Puji Lestari. Serta jamaah haji asal Margorejo, Ahmad Zein Fattah. Keduanya tak menyangka bakal menjejakan kaki di tanah para Nabi utusan Allah Subhanahu Watta Ala. Sebab untuk dapat berangkat haji membutuhkan perjuangan besar.

Sebagaimana diketahui, Kloter pertama menjejakan kaki ditanah suci menandai fase kedatangan jamaah haji Indonesia. Mereka mendapat penyambutan khusus dari pejabat Indonesia serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Mereka mendapat bunga sebagai bentuk penghormatan.

Panitia Saudi menyiapkan panggung kecil untuk dilewati jemaah sambil  mendapat siraman bunga. Tak hanya itu, jemaah juga mendapat hadiah dalam kemasan kotak yang berisi sajadah dan kurma. Senandung thala’al badru juga mengiringi kedatangan jemaah, menambah keharuan suasana di Terminal Haji Bandara Internasional AMMA Madinah.

Selamat datang tamu-tamu Allah. Semoga sehat, lancar dalam ibadah, dan mabrur. Allahumaa Aaamiin.

[AHR/Kemenag]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Safa Marwah