Dekan FSH UIN Jakarta: Fikih Politik Harus Mengubah Nilai Islam Menjadi Solusi Hukum Nasional

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Muhammad Maksum menilai perdebatan mengenai hubungan Islam dan negara akan terus berlangsung. Karena itu, pengembangan fikih politik perlu diarahkan pada perumusan nilai Islam menjadi solusi hukum yang inklusif, kontekstual, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Maksum menyampaikan pandangan itu saat menutup bedah buku…

Read More

Ketaatan Beruk dan Kenakalan Manusia

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Kisah beruk dan renungan di tulisan sebelumnya menjadi sindiran keras untuk watak buruk (fujūr) manusia. Kecenderungan fujūr menggeliat ke arah yang licik, penuh kepura-puraan. Istaghfirullah. Ini adalah perangai dan kelakuan banyak manusia. Mereka sering berpikir semua bisa diatur, termasuk mengatur halal-haram; “memutihkan hal-hal yang hitam,…

Read More

Mahasiswa dan Santri Serukan Tolak Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus dan Pesantren

[TANGERANG SELATAN, MASJIDUNA] – Kekerasan seksual di lingkungan kampus dan pondok pesantren belakangan mencuat di ruang publik. Dibutuhkan kerja kolaborasi untuk menolak kekerasan seksual di lembaga pendidikan baik di perguruan tinggi maupun di pondok pesantren.  Tiga lembaga yang berbasis di pondok pesantren dan perguruan tinggi yakni Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus Sunnah, Lingkar Studi…

Read More

Kebutuhan versus Keinginan

Oleh Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Saya beruntung pada tahun 2007 dan 2009 diajak menjadi anggota the Indonesian Delegates for Indonesian-Norwegian Dialog on Human Rights, di Oslo, Norwegia. Acara dialog bilateral ini diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Norwegia.  Di sela-sela waktu padat dan sibuk kegiatan dialog bilateral ini, di tahun…

Read More

Etika Buruk Kaum “Bangsawan”

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Ya. Ini sarkasme bangsawan, yaitu bangsa yang biasa hidup di awan, yang biasa hidup melangit tanpa keprihatinan dan kerendahan hati. Masih saja ada orang yang menyebut-nyebut kelas sosial leluhur dan keluarga untuk mem-backing aksi arogansinya. Petuah luhur mengajarkan bahwa “Kita tidak menjadi terhormat hanya…

Read More