Connect with us

Ekonomi Islam

Empat Tantangan Baznas ke Depan

Seperti optimalisasi teknologi, hingga mendorong legalitass lembaga zakat.

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Resmi sudah kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2020-2025. Sejumlah tantangan berada di depan mata. Perlu strategi jitu menghadapi sejumlah tantangan. Lantas apa saja tantangan-tantangan tersebut yang bakal dihadapi Baznas lima tahun ke depan?.

Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal berpandangan setidaknya terdapat empat tantangan bagi Baznas lima tahun ke depan. Yakni optimalisasi teknologi, pelaporan, dan transparansi penyaluran zakat, dan mendorong legalitas lembaga zakat. 

Dia pun menyarankan agar Baznas memiliki strategi agar dapat menghadapi empat tantangan tersebut. Antara lain Baznas mesti bersinergi dengan berbagai pihak. Sepeprti lembaga amil zakat dan program-program pemerintah.

“Hal-hal ini harus bisa segera dikerjakan secara bersinergi,” ujarnya dalam  temu konsultasi kementertian agama dengan Baznas, Kamis (12/11) kemarin.

Baznas pun perlu melakukan kajian atau survei tentang kondisi masyarakat terhadap ketertarikan dalam menunaikan zakat. Pasalnya gariah keislaman masyarakat dinilai meningkat. Oleh karena itulah perlu dimanfaatkan dalma mengoptimalisasikan peran zakat bagi kesejahteraan hidup masyarakat.

Lagi-lagi Kevin meminta Baznas agar memiliki langkah strategis dalam memanfaatkan momentum tersebut. Lagipula, Indonesia memiliki potensi zakat mencapai Rp233 triliun per tahun. Karena itu, Baznas dapat menjalankan program bersamaan dengan pemerintah. Khususnya rencana strategis kementerian agama.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 110/P Tahun 2020 telah menetapkan Pengurus BAZNAS terpilih periode 2020-2025. Kepengurusan ini terdiri dari delapan orang, yaitu: Noor Achmad yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Muhammad Nadratuzzaman Hosen anggota MUI Pusat, Mokhammad Makhdum mantan Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Zainulbahar Noor yang menjabat sebagai Wakil Ketua Baznas 2015-2020.

Kemudian, Saidah Sakwan mantan anggota DPR RI, Rizaludin Kurniawan Direktur Perhimpunan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu), Nur Chamdani anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Achmad Sudrajat Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LazisNU).

[AHR/Kemenag/Foto: http://islamic-center.or.id]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam