Connect with us

Masjid

Diresmikan, Masjid Al-Anwar Mulai Dipergunakan

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Berdiri kokoh setelah pembangunan, Masjid Al-Anwar resmi dipergunakan setelah diresmikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Goodwill Zubair beberap hari lalu. Masjid yang terletak di bilangan Tanjung Lengkong, Kleurahan Bidara Cina, Jatinegara Jakarta Timur, warga sudah dapat menggunakan sebagai tempat ibadah.

Goodwill Zubair mengatakan masjid merupakan wakaf dari Anwar Supriyadi. Selaku muwakif, kata Goodwill, Anwar Supriyadi telah meluruskan niatnya. Dia berharap langkah mewakafkan masjid pembangunan masjid dapat menjadi ladang pahala.

Mewakili Pengurus Pusat Muhammadiyah, Dia berpesan agar masjid  Al-Anwar agar segera dimakmurkan dengan kegiatan ibadah serta kegiatan dakwah yang bermanfaat bagi para jamaah. “Apa yang disampaikan Al-Qur’an tentang salat dan masjid pada peresmian ini dalam maknanya dipahami sebagai perintah beribadah dan bertakwa untuk membedakan mana orang-orang yang mendirikan salat dan bukan,” ujarnya sebagaimana dikutip MASJIDUNA dari laman Muhammadiyah.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Abu Bakar, menambahkan masjid selain tempat ibadah juga sebagai tempat melakukan kegiatan dakwah. Karena itu, adalah tugas semua umat Islam bersama  untuk memakmurkan masjid ini.

Sementara Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan dalam memakmurkan masjid ada aspek pembinaan.  Di sekitar lokasi masyarakat terdapat  masjid dan sekolah Muhammadiyah. Maka perlu sentuhan yang unik dan berbeda agar pembinaannya lebih bagus.

“Dalam imajinasi saya, dalam kompleks masjid ini ada lembaga pendidikan, harapannya sekolah ini bukan menjadi sekolah yang biasa-biasa saja tapi menjadi sekolah yang unik dan bermanfaat untuk warga sekitar,“ katanya.

Anwar Supriyadi selaku muwakif mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembagunan masjid Al-Anwar. Terutama kepada Lazismu yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk berwakaf.

“Atas ridho Allah SWT niat ini telah saya wujudkan. Di luar itu saya tidak punya kekuatan karena ada kekuatan yang maha hebat di luar diri manusia,” pungkasnya.

[AHR/Muhammadiyah]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Masjid