(3) Ramadan Bersama Asmaul Husna: Al-‘Aliy

Oleh: Dr. Izza Rohman, M.A. [Dosen di Universitas Prof. Dr. Hamka  (Uhamka), Jakarta] MANUSIA  memerlukan Tuhan Yang Mahatinggi. Ini membantunya menyadari kedudukan sebagai hamba. Menjadi hamba Allah adalah tingkat tertinggi yang dapat dicita-citakan. Tidak menyadari ketinggian-Nya, akan menyulitkan manusia sendiri atau menjerumuskannya ke penghambaan kepada yang rendah. Dalam al-Qur’an, tidak kurang dari enam kali manusia…

Read More

Berbisnis dengan Allah, Pasti Untung

Oleh: Dr. Juraidi Malkan, M.A. (Dosen Universitas PTIQ Jakarta/Ketua BP4 Pusat) KEHIDUPAN kita adalah bisnis (interaksi) yang bertujuan mencari keuntungan. Secara garis besar ada 2 (dua) mitra bisnis kita yaitu berbisnis dengan sesama manusia (hablunminannas) dan berbisnis dengan Allah (hablunminallah). Seseorang yang tidak menjaga dan memelihara kedua hubungan bisnisnya tersebut, dia akan termasuk kelompok orang-orang…

Read More

(2) Ramadan Bersama Asmaul Husna: Al-Karim

Oleh: Dr. Izza Rohman, M.A. (Dosen Universitas Prof. Dr Hamka/Uhamka, Jakarta) MANUSIA membutuhkan Tuhan yang memberinya kehidupan, sarana penghidupan, dan kemudahan hidup. Bahkan, manusia memerlukan Tuhan yang tidak sebatas memberi, namun mudah memberi, banyak memberi, terus memberi, dan memberi tanpa imbalan. Lebih dari itu, manusia berharap pemberian Tuhan tetap ia terima sekalipun dirinya bergelimang dosa-dosa.

…

Read More

Meraih Keberkahan Hidup Melalui Ibadah Ramadan

Oleh: Dr. H. A. Juraidi, MA (Dosen Universitas  PTIQ  Jakarta, Anggota Komisi Ukhuwah MUI Pusat, dan Ketua BP4 Pusat) PENGERTIAN berkah atau barokah secara etimologi (bahasa) adalah kenikmatan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berkah adalah karunia Tuhan yang mendatangkan kenikmatan bagi kehidupan manusia. Sedangkan menurut terminologi (istilah) seperti yang disebutkan dalam “Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali”…

Read More

Ramadan Bersama Asmaul Husna: Al-Mujib [1]

Oleh: Dr. Izza Rohman, M.A. (Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta) SAAT menghadapi masalah yang berat, menyadari kebutuhan yang penting, atau menginginkan kebaikan yang besar, manusia terdorong untuk meminta. Kapasitas makhluk tidak cukup untuk melayaninya. Manusia membutuhkan Tuhan yang dapat menerima dan menanggapi setiap permintaan. Untung sekali manusia, Allah ialah ni’mal-mujibun (ash-Shaffat: 75), sebaik-baik…

Read More