Melelahkan, Aku Ingin Rehat

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [JAKARTA, MASJIDUNA] – Siapa yang pernah berkata “Saya puas makan (umpama) durian, karena jumlahnya berlimpah?” Tetapi, nyatanya, pada waktu lain, dia justru masih mencari durian. Fakta ini menjadi isyarat bahwa nafsu “menikmati pesona dunia” tidak pernah mengenal titik kepuasan. Jasad dan jiwa kita akhirnya lelah…

Read More

Mental Block: Hijab Literasi, dan Tirai Perubahan (Meretas Tembok dan Penjara Kejumudan)

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta)  “Jangan biarkan air bersih luber (limpas), tumpah hanya karena wadah penampungnya terlalu kecil” Begitulah bunyi kalimat hikmah menuntun kita untuk mendapat lebih banyak ilmu, untuk mengulik rimba misteri, untuk merengkuh lebih banyak kebenaran, dan menggali limpahan kebaikan, juga karunia Tuhan. Petuah sederhana ini, sejatinya, bertenaga…

Read More

Inspirasi Pendidikan (Kesejukan Embun Subuh)

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [JAKARTA, MASJIDUNA] – Sahabat! Tiba-tiba saya ingat adagium lama ini “Life is a long education.” Ini narasi reflektifnya bahwa pendidikan bukan sebatas pengajaran (teaching). Ia juga bukan sekedar pengenalan (introducing), pengetahuan (knowing), pemahaman (understanding), dan hafalan (memorizing) terhadap materi ajar.  Pendidikan adalah proses pergumulan abadi…

Read More

“Aku Ingin Tenang dan Bahagia”

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta)  [JAKARTA, MASJIDUNA] –  Aku Ingin Tenang dan Bahagia  (Dalam keikhlasan, ada kedamaian dan ketenangan) Sahabat! Ini petuah sederhana.  “Riak getar kekecewaan dan keberatan kita terhadap realitas hidup adalah tanda sederhana yang terabaikan bahwa kualitas dan irama qalbu kita masih berpusat pada jerat memanjakan nafsu.” Qalbu…

Read More

Kesadaran Revolutif

Oleh Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [MASJIDUNA, JAKARTA] – وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢ بِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ Dan aku tidak (mudah) membebaskan diriku (dari kesalahan), karena, sesungguhnya nafsu selalu menggoda (manusia) mengerjakan keburukan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat (dituntun) oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku…

Read More