Catatan Kemerdekaan: Angka 17 dan Pesan KH Hasyim Asyari

[JAKARTA, MASJIDUNA]–Angka 17 bagi bangsa Indonesia terbilang angka keramat sebab pada tanggal tersebut, tepatnya 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka. Penetapan tanggal 17 bukanlah tanpa sebab. Soekarno yang juga seorang Jawa yang cukup akrab dengan dunia mistik pernah menyatakan kepada pemuda Sukarni: “Saya seorang yang percaya pada mistik. Saya tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa…

Read More

Pentingnya Edukasi Halal Bagi Kaum Hawa

[PALEMBANG, MASJIDUNA] —-  Makanan, bagi kalangan umat muslim amatlah penting kehalalannya. Tak saja berfungsi sebagai kebutuhan pokok dalam kehidupan, namun kehalalan makanan menjadi sebuah ajaran dalam memelihara keimanan, keamanan dan ketakwaan kepada Allahu Tabaraka Wataa’la. Ketua Chef Halal Indonesia R Muhammad Suherman berpandangan kehalalan sebuah makanan maupun rezeki yang diperoleh menjadi inti dari keimanan. Kalangan…

Read More

Buku Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas Bakal Terbit

[JAKARTA, MASJIDUNA]  —- Bagi saudara semuslim penyandang disabilitas, Anda bakal memiliki buku fiqih dalam penguatan penyandang disabilitas. Melalui kerjasama antara Kementerian Agama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), buku berjudul ‘Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas’ bakal segera diluncurkan. Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Kementerian Agama Muhammadiyah Amin mengatakan, buku Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas merupakan upaya pemerintah…

Read More

Catatan Kemerdekaan: Keberanian Guru Mansur Kibarkan Sang Saka

[JAKARTA, MASJIDUNA]–Nama Guru Mansur mungkin kurang populer di antara nama para pahlawan kemerdekaan kita. Namun, jejaknya dalam mempertahankan kemerdekaan tak terhapus oleh zaman. Masjid Al Mansur, Tambora, Jakarta Barat adalah salah satu buktinya. Kala itu tahun 1948 ketika aksi agresi Belanda di Indonesia, pasukan NICA mengepung Jakarta. Mereka menyisir para pemuda yang disebut “ekstrimis”. Ketegangan…

Read More

Catatan Kemerdekaan: Habib Kwitang dan Bendera Merah Putih

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Saat proklamasi kemerdekaan dibacakan pada 17 Agustus 1945 pukul 10 pagi oleh Soekarno, kabar ini tidak cepat menyebar. Jangankan rakyat Indonesia, masyarakat Jakarta saja sebagian besar tidak tahu bahwa Indonesia baru saja merdeka. Boleh jadi hanya para tetangga di kawasan Menteng saja (kawasan Jl Pegangsaan) yang tahu peristiwa itu. Maklum, komunikasi tidak secanggih sekarang….

Read More