Sabda Rasulullah, “Dan ketahuilah bahwasanya amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah yang terus-menerus walaupun sedikit”. (HR.Muslim).
[JAKARTA, MASJIDUNA] — Menjalani serangkaian ibadah dalam beragama menjadi keharusan. Terlebih sebagai muslim yang mestinya taat terhadap semua perintah dan larangan dari Allah Subhanahu Watta Ala sebagaimana petunjuk dari Rasulullah Salalllahu Alaihi Wassalam.
Mendawamkan atau membiasakan secara rutin amalah dalam ibadah meski dilakukan, walaupun sedikit. Sebab ibadah sedikit yang dirutinkan bakal menjadi amalan yang besar. Lantas sudahkah anda menjalankan atau mendawamkan amalan, kendati sedikit?.
Sejatinya, Allah amat menyukai hambanya yang memiliki amalan yang istiqomah dilakukan. Amalan yang rutin alias kontinyu dilakukan, jauh Allah lebih suka ketimbang banyak, namun tak konsisten diamalkan. Rasulullah dalam sebuah hadisnya pernah bersabda soal tersebut.
Sebagaimana hadis Nabi Muhammad Salalllahu Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menyebutkan, “Dan ketahuilah bahwasanya amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah yang terus-menerus walaupun sedikit”.
Berdasarkan hadis tersebut, amalan yang paling dicintai Allah, meski sedikit namun dilaksanakan secara terus menerut. Soalnya, amalan yang sedikit lebih baik daripada amalan banyak yang dikerjakan hanya sekali, dua kali atau tiga kali kemudian seorang bosan dan tidak melakukannya lagi.
Semestinya mengamalkan sebuah ibadah tak dilakukan secara musiman semata. Yakni baru muncul, dan laris manis. Bulan Ramadhan misalnya, ramai-ramai menghidupkan shalat malam. Namun sayangnya, pasca Ramadhan rampung, amalan-amalan tersebut tak lagi dilaksanakan. Padahal, Ramadhan mestinya menjadi ‘madrasah’ agar setelahnya melanjutkan berbagai amalan tersebut.
Fatabiqul khairot, berlomba-lombalah dalam kebaikan. Semoga bermanfaat. Wallahu alam bissawab.
[AHR/Foto:Inet]
