Connect with us

Masjid

Komitmen Dewan Masjid Indonesia Mewujudkan Masjid Ramah Anak

Masjiduna.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) rampung sudah menyelesaikan  buku panduan pengembangan Masjid Ramah Anak (MRA). Melalui Departemen Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak dan Keluarga  (PPMAK) yang menggawangi persoalan masjid ramah anak. Demikian disampaikan  Ketua Pengurus Pusat (PP) DMI Bidang PPMAK Maria Ulfah dua pekan lalu.

“Alhamdulillah, buku Panduan Pengembangan Masjid Ramah Anak telah kami sosialisasikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I DMI Tahun 2018,”  ujarnya  sebagaimana dikutip dari laman DMI.

Menurutnya, buku yang ke depan menjadi panduan bagi masjid-masjid di berbagai daerah dalam menciptakan tempat ibadah yang ramah terhadap anak. Dalam menggarap itu buku, DMI bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Direktorak bimbingan Masyarakat (Bimas)  Islam Kementerian Agama.

Maria yakin, melalui buku tersebut bakal dapat menjadi pedoman dalam mengkohkan pelaksanaan konsolidasi serta koordinasi dalam mewujudkan Gerakan Nasional  (GN) Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK) DMI di periode 2019. Sebagaimana diketahui, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DMI di 2018 menyepakati program masjid ramah anak menjadi satu dari sepuluh program unggulan DMI.

DMI dalam pembangunan bangsa memiliki peran penting dalam menciptakan masjid yang aktif dengan merespon dan mengimplementasikan GN SEMARAK. Dalam mewujudkan program SEMARAK, nantinya bakal melibatkan penuh badan otonom DMI. Misalnya Badan Pembinaan Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI), Korps Mubaligh-Mubalighah, Badan Koordinasi Masjid (BKMM) dan Perhimpunan Remaja  Masjid (PRIMA) yang kesemuanya badan otonom DMI.

Menurut Maria GN SEMARAK 2019  sejalan dengan pesan dari Ketua Umum DMI Jusuf Kalla yang acapkali diulang di berbagai kesempatan. Yakni, di luar waktu shalat,  majid dapat digunakan  bagi aktivitas anak-anak. Soalnya anak-anak, bagi Jusuf Kalla, kata Maria Ulfa, lebih baik bermain di masjid ketimbang di jalan, atau tempat berbahaya lainya bagi anak. Yang pasti, kata Maria Ulfa, GN SEMARAK memiliki tujuan besar. Yakni agar dapat mengambil peran nyata dalam mewujudkan Indonesia Layak Anak di tahun 2030. [hdt/dmi]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Masjid