Hamka Bicara Film dan Seni

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Sosok Hamka sebagai ulama besar tidak diragukan lagi di tanah air. Meski banyak yang tidak pernah melihat langsung (Hamka meninggal pada 1981) , namun banyak yang mengenangnya lewat tulisan-tulisannya, seperti novel “Tenggelamnya Kapal Van Derwijk”, atau Tafsir Al-Azhar 30 jilid dan banyak karya tulis lainnya. Bila dibaca, tampak sekali keluasan ilmu ulama asal tanah…

Read More

Percakapan HAMKA dan Rahmah El Yunusiyah tentang Pendidikan Perempuan

[JAKARTA, MASJIDUNA]-–Untuk mengenang hari guru yang jatuh pada 25 November ini, tidak ada salahnya membaca kembali peran para guru dan pendidikan di masa lalu yang menginspirasi. Salah satunya adalah percakapan yang jarang diketahui antara HAMKA dan Rahmah El-Yunusiyah, pahlawan nasional dan pendidik asal Sumatera Barat. Ulama besar asal Sumatera Barat Haji Abdul Malik Karim Amarullah…

Read More

Membaca Kembali “Hayat Muhammad” Karya Husain Haekal

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Sejarah kehidupan Nabi Muhammad tak pernah habis ditulis oleh banyak orang, dan tak pernah kehabisan pembacanya. Sudah berjudul-judul buku yang menuturkan kehidupan Nabi Muhammad, bahkan para penulis bukan saja ulama-ulama dan ahli sejarah Islam, ada juga para orientalis dan para misionaris. Salah satu buku yang tentang kisah hidup Nabi Muhammad yang paling populer di…

Read More

Bahagia dan Hina Menurut Hamka

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Ulama asal tanah Minang Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau biasa disapa Hamka, adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama. Salah satu kelebihan dia, selain cakap berkhutbah, adalah pandai menulis (baik sastra atau agama). Salah satu karyanya yang hingga kini masih terus dibaca orang adalah “Tasawuf Modern” yang pertama kali diterbitkan di Medan pada…

Read More