Ibnu Majid, Ahli Navigasi Penemu Kompas

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Dunia kebaharian sejatinya harus berterimakasih kepada Ibnu Majid. Dialah penemu alat navigasi canggih pada masanya (kompas) dengan 32 arah mata angin. Kompas buatan Ibnu Majid lebih canggih dibandingkan dengan yang dibuat sebelumnya oleh orang Mesir dan Maroko. Bahkan, ketika dia bertemu para pelaut dari Protugis dan memperlihatkan kompas buatannya, orang-orang Portugis itu mengaku belum…

Read More

Muhammadiyah Kehilangan Malik Fajar, Pendidik yang Bersahaja

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Memasuki era reformasi di masa Presiden BJ Habibie, Malik Fajar dilantik sebagai menteri agama. Jabatan ini diemban selama setahun (1998-1999) sependek usia pemerintahan Habibie kala itu. Nama Malik pun kemudian dikenal luas. Apalagi jarang sekali tokoh Muhammadiyah jadi menteri agama. Di masa pemerintahan Abdurrahman Wahid yang dilanjutkan oleh Megawati, Malik duduk sebagai Menteri Pendidikan…

Read More

Syekh Ahmad khatib, Guru Para Ulama Nusantara

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Khasanah keulamaan dan ilmu Islam di Indonesia tidak mungkin dipisahkan dari sosok Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabau. Dialah guru dari banyak ulama besar di tanah air, ketika mereka menuntut ilmu di Mekah. Kepada lelaki kelahiran Bukittinggi, Sumetera Barat pada 1860 ini, berguru sejumlah tokoh seperti Syekh Muhammad Nur (mufti kerajaan Langkat), Syekh Hasan Maksum (mufti…

Read More

Penyuluh Agama Kelompok Marjinal

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Tanpa sungkan dan canggung Dzurrotun Ghola masuk ke perkampungan padat penduduk di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan dan sekitarnya. Perempuan 42 tahun ini mengajar ngaji anak-anak PAUD dan membimbing remaja agar terbebas dari narkoba. Kegiatan rutin itu dia lakukan usai shalat dhuha setiap Selasa dan Kamis. Kegiatan mengajar ngaji tak terhalang tempat. Bisa di tempat…

Read More

Pakaian Para Tokoh Islam Sebelum Kemerdekaan

[JAKARTA, MASJIDUNA]-–Potret para tokoh pahlawan nasional tampil dengan ciri khas masing-masing. Misalnya, Haji Agus Salim menggunakan peci dan janggut tipisnya. Kemudian HOS Cokromanoto berpeci, bersarung dengan kumis melintang tebal. Seperti apa pakain mereka ketika itu? Mohammad Roem, tokoh Masyumi sekaligus penandatangan perjanjian Roem-Van Roijen, menjelaskan perkenalan pertama dengan para tokoh Islam kala mendirikan Jong Islamieten…

Read More