Jemaah Haji Indonesia tiba di Bandara AMAA Madinah. Foto: Kemenag
Berbondong-bondong ribuan orang berdatangan dari berbagai penjuru negara menjejakan kaki di tanah kelahiran Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasssalam, Mekkah. Melaksanakan rukun Islam ke-5 melengkapi keimanan seorang muslim, haji di tanah suci.
Dua pekan sudah operasional penyelenggaraan haji berlangsung. Namun sayangnya masih ditemui banyak jemaah yang kebingungan setiba di Bandara Arab Saudi. Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, sebagaimana dikutip dari laman Kemenag, mmenyampaikan sejumlah tips penting agar proses kedatangan berjalan lancar.
Pertama, pastikan paspor selalu siap dan aman. Salah satu kendala yang sering ditemukan di bandara adalah jemaah yang lupa menyimpan paspor atau tidak tahu keberadaannya. PPIH telah menyediakan tas khusus paspor. Simpan paspor di tas tersebut dan letakkan di tempat yang aman serta mudah dijangkau.
Kedua, ikuti arahan petugas haji. Setibanya di bandara, jemaah diminta untuk mengikuti seluruh arahan dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Langkah itu penting agar proses imigrasi, pengumpulan dokumen, dan perpindahan ke bus dapat berjalan tertib dan cepat.
Baca juga:
Penyandang Disabilitas Juga Mampu Bantu Jemaah Haji
Pandemi Makin Mengganas, Asrama Haji Pun Jadi Tempat Isolasi Mandiri
Ketiga, serahkan paspor kepada wukala di bus. Setelah melewati proses imigrasi, paspor akan dikumpulkan oleh wukala (perwakilan lokal Arab Saudi) di dalam bus. Penyerahan ini wajib dilakukan karena paspor akan digunakan untuk pendataan layanan oleh syarikah (penyedia layanan haji). Jika paspor tidak sesuai atau tidak dikumpulkan, maka jemaah bisa tertunda keberangkatannya ke Makkah.
Keempat, hindari membawa barang yang dilarang.Jemaah juga diminta mematuhi aturan internasional tentang barang bawaan. Jangan membawa barang terlarang seperti rokok dalam jumlah besar. “Beberapa waktu lalu, ada jemaah yang membawa rokok dalam jumlah banyak dan langsung disita,” kata Basir.
Kelima, jangan titip paspor ke orang lain. Hindari menitipkan paspor kepada jemaah lain. Selain berisiko hilang, hal ini dapat menyulitkan saat proses pencocokan data dan berpotensi menyebabkan masalah administratif.
Nah, dengan memperhatikan lima hal ini, setidaknya proses kedatangan dan perjalanan ibadah haji jemaah Indonesia diharapkan dapat berjalan lancar dan tertib. Selamat menunaikan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk.
[AHR/Kemenag]
