Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher. Foto: Istimewa
[JAKARTA, MASJIDUNA] — Menjelang musim haji, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengimbau pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap virus MERS-CoV. Menurutnya, potensi penularan penyakit ini perlu diwaspadai karena padatnya aktivitas jemaah, cuaca panas, dan sirkulasi udara terbatas di tempat penginapan dan area ibadah dapat memicu penyebaran penyakit.
Netty menjelaskan gejala awal MERS-CoV mirip dengan infeksi saluran pernapasan lain, seperti demam, batuk, dan sesak napas. Penyakit ini juga berpotensi menyebabkan pneumonia berat dan kematian pada kasus tertentu. Oleh karena itu, jika ada jemaah yang mengalami gejala berat, mereka harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Untuk mencegah penularan, Netty mendorong pemerintah memastikan jemaah disiplin menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. Jemaah juga harus menjaga kondisi tubuh dengan tidur cukup, makan bergizi, dan menghindari kerumunan berlebih.
“Menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan lingkungan menjadi benteng utama dalam mencegah penularan,” kata Netty
Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menekankan pentingnya mitigasi saat jemaah kembali ke Indonesia. Pemerintah harus melakukan pemeriksaan kesehatan ketat di pintu masuk, terutama terhadap jemaah dengan gejala pernapasan. Kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit kronis harus mendapatkan perhatian khusus.
“Kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit kronis harus mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah juga perlu berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Arab Saudi agar mitigasi risiko ini bisa dijalankan bersama dan informasi terkait penularan dapat diperoleh secara cepat dan akurat,” tutupnya.
[AHR]





