Basmalah, Awal Pekerjaan dan Pintu Keberkahan

[JAKARTA, MASJIDUNA]—-Setiap kaum muslimin pasti pernah mengucapkan kata “bismilah”, baik secara ringkas maupun lengkap (bismilahirrahminirrahimi). Kata tersebut memang menjadi pembuka dari semua perbuatan baik, baik pekerjaan besar maupun kecil. Dalam kata tersebut tersimpan sikap penyerahan diri dan membawa Allah dalam aktivitas manusia.

KH Saleh Darat, yang disebut jadi guru para ulama besar di Pulau Jawa, pernah membuat tafsir kandungan kata bismilah dalam dua kitabnya yaitu “Tarjamah Sabil Al Abid ‘ala Jauharotu Al Tauhid” dan “Fashalatan”

KH Saleh Darat menuliskan makna basmalah, yaitu “Sudah saya mulai kitabku dengan menyebut namanya Allah Swt yang sudah memberikan kemudahan bagi hambanya di dunia dan memberikan kasih sayang bagi hambanya yang beriman besok di akhirat. Artinya bahwa Allah selalu memberikan kemurahan rejeki jasmaniyah di dalam dunia. Dan juga melimpahkan rejeki ruhani berupa iman, tauhid dan makrifat pada hambanya yang mukmin”.

Sementara dalam kitab “Fashalatan”, guru dari KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU) ini menuliskan, “Artinya saya shalat dengan pertolongan Allah Swt yang bersifat murah pada semua hambanya. Dan Allah yang bersifat belas kasih terhadap umatnya yang mukmin dengan memberikan taufiq rajin menjalankan shalat”.

Dalam pandangan KH Saleh Darat, bismilah punya arti yang sangat luas yaitu Allah telah memberikan kemudahan dan kasih sayang kepada hamba-Nya.

Sementara dalam tafsir yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, disebutkan bahwa makna dari basmalah adalah “Aku memulai bacaan Al-Qur’an dengan menyebut nama Allah, nama teragung bagi satu-satunya Tuhan yang patut disembah, yang memiliki seluruh sifat kesempurnaan dan tersucikan dari segala bentuk kekurangan.”

Dalam tafsir ringkas tersebut, Tuhan Yang Maha Pengasih, Pemilik dan sumber sifat kasih, yang menganugerahkan segala macam karunia, baik besar maupun kecil, kepada seluruh makhluk.

Memulai setiap pekerjaan dengan menyebut nama Allah (basmalah) akan mendatangkan keberkahan. Dengan mengingat Allah dalam setiap pekerjaan, seseorang akan memiliki kekuatan spiritual untuk melakukan yang terbaik dan menghindar dari keburukan.

Segala puji kita persembahkan hanya untuk Allah semata, Tuhan Pencipta dan Pemelihara seluruh alam, yaitu semua jenis makhluk

Dalam Al-quran kata “Bismilah” tercantum sebanyak 114 kali. Yaitu 113 pada bagian awal surat dan satu lagi terdapat pada surat An-Naml ayat 30.

Ternyata, manfaat dari membaca basmalah sangat banyak. Para ulama menyebutkan bahwa pekerjaan yang dimulai dengan basmalah akan mendatangkan keberkahan. Kata ini memang ringkas. Namun banyak orang lupa mempraktikannya.

(IMF/foto:flickr.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *