Melelahkan, Aku Ingin Rehat

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [JAKARTA, MASJIDUNA] – Siapa yang pernah berkata “Saya puas makan (umpama) durian, karena jumlahnya berlimpah?” Tetapi, nyatanya, pada waktu lain, dia justru masih mencari durian. Fakta ini menjadi isyarat bahwa nafsu “menikmati pesona dunia” tidak pernah mengenal titik kepuasan. Jasad dan jiwa kita akhirnya lelah…

Read More

Gagasan NU tentang Fikih Peradaban Beri Kontribusi Positif Bagi Kemanusiaan

[SURABAYA, MASJIDUNA] – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggagas Fikih Peradaban. Dalam rangka menyambut peringatan “Satu Abad NU” pada 7 Februari 2023 mendatang, PBNU menggelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban I yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Fikih Peradaban yang digagas NU dinilai memberi kontribusi positif bagi kemanusiaan. Hal demikian disampaikan Guru Besar Ilmu Hukum Islam…

Read More

Inspirasi Pendidikan (Kesejukan Embun Subuh)

Oleh: Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [JAKARTA, MASJIDUNA] – Sahabat! Tiba-tiba saya ingat adagium lama ini “Life is a long education.” Ini narasi reflektifnya bahwa pendidikan bukan sebatas pengajaran (teaching). Ia juga bukan sekedar pengenalan (introducing), pengetahuan (knowing), pemahaman (understanding), dan hafalan (memorizing) terhadap materi ajar.  Pendidikan adalah proses pergumulan abadi…

Read More

Kesadaran Revolutif

Oleh Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta) [MASJIDUNA, JAKARTA] – وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢ بِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ Dan aku tidak (mudah) membebaskan diriku (dari kesalahan), karena, sesungguhnya nafsu selalu menggoda (manusia) mengerjakan keburukan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat (dituntun) oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku…

Read More

Mata Malaikat dan Tatapan Iblis-Setan

Oleh Noryamin Aini (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta) Banyak cara untuk menguji kebenaran dan kesalehan. Sampai-sampai, ada cara konyol untuk menguji kebenaran, seperti kiat Siti Khadijah saat menguji kebenaran sosok malaikat Jibril yang mendatangi Nabi Muhammad saw untuk menyampaikan wahyu. ——o0o—— Menjelang menerima wahyu pertama, Muhammad bin Abdullah suka uzlah (menyendiri…

Read More