Menteri Agama Buka Olimpiade Sains Madrasah Tingkat Nasional di Manado

[MANADO, MASJIDUNA] – Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019 resmi dibuka oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin di Hall Grand Kawanua, Novotel, Manado, Selasa (17/9/2019). Seremoni pembukaan digelar meriah dengan didahului berbagai penampilan seni anak-anak madrasah, di depan sekitar 5000 undangan. Dalam sambutannya Menag menyampaikan harapan, agar anak madrasah yang selama ini identik dengan pembelajaran ilmu…

Read More

HSBI dan Kiprah Seniman Muslim yang Melegenda

[JAKARTA, MASJIDUNA]-–Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima audiensi Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI), sebuah organisasi yang memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia. “HSBI memiliki peran dan kiprah yang begitu banyak dan sangat penting di masyarakat. Terutama, di masa dahulu banyak tokoh-tokoh besar yang lahir dari organisasi ini seperti Buya Hamka serta tokoh seniman dan…

Read More

Ingat! Usia Perkawinan Pria dan Wanita 19 Tahun

Rapat paripurna mengesahkan Revisi Undang Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menjadi UU. Keputusan itu diambil setelah delapan fraksi menyetujui batasan usia menjadi 19 tahun dalam rapat pembahasan RUU sebelumnya, hingga diboyong dalam rapat paripurna. “Apakah perubahan atas UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dapat disetujui menjadi UU?,” tanya pimpinan rapat paripurna, Fahri Hamzah di…

Read More

Kurikulum Sejarah Kebudayaan Islam Direvisi, Ada Apa?

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Kurikulum mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang berlaku di sejumlah madrasah, akan direvisi oleh Kementerian Agama (Kemenag). Perubahan kurikulum ini ditengarai untuk memperkaya khasanah pengetahuan Islam, wabilkhusus sejarah Islam yang dipelajari di madrasah akan lebih menonjolkan pada tonggak sejarah pembangunan peradaban Islam. Penegasan ini disampaikan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah…

Read More

Penyengat, Pulau Tahfiz dan Perdamaian Dunia

[JAKARTA, MASJIDUNA]-–Pulau Penyengat di Kepulauan Riau telah ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia. Penetapan dilakukan oleh Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Sutani di Balai Adat Pulau Penyengat, MInggu (15/9/2019). Menurut Djuyoto, ada sembilan alasan mengapa Penyengat layak mendapatka julukan itu. “Salah satunya karena merupakan pusat peradaban Melayu ditambah masyarakatnya sangat beretika dan bertatakrama,” kata Djuyoto. Pulau…

Read More