Agar dapat menjangkau generasi milenial dengan menggunakan teknologi digitall.
[JAKARTA, MASJIDUNA] — Upaya berdakwah dengan cara-cara yang santun kepada umat menjadi harapan semua orang. Kementerian Agama (Kemenag) pun mengajak pada pendakwah di tanah air serta penyuluh agama agar bertransformasi cara berdakwah.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kamaruddin Amin di Jakarta, Selasa (17/2) lalu. “Penyuluh, penyiar, mubaligh, penceramah harus bertransformasi dengan mengubah atau mengembangkan, mendiversifikasi metodologi penyuluhannya,” ujarnya.
Menurutnya di era digitalisasi, semua pendakwah mesti beradaptasi. Termasuk memanfaatkan digital dalam menyampaikan dakwahnya kepada umat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, menggunakan sarana teknologi dalam berdakwah menjadi keharusan. Setidaknya agar dakwah ke umat tetap berjalan.
Dia menilai, dakwah dengan cara-cara konvensional tak lagi memadai. Sebab berdakwah dengan menggunakan cara konvensional hanya menjangkai kelompok generasi x. Apalagi tidak memadapi bagi kalangan muda milenial. Terlebh generasi y jauh lebih banyak yang perlu dijangkau.
Kamaruddin menilai, kaum millenial merupakan entitas penting dalam menyampaikan berbagai program Kemenag. Dia pun berharap para pendakwah dan penyuluh menyasar kaum tersebut.
[KHA/BimasIslam/Ilustrasigambar: voaislam]
