Kekerasan Terhadap Ulama Kembali Terjadi

[JAKARTA, MASJIDUNA]— Ulama Syekh Ali Jaber mendapatkan serangan fisik dari orang tak dikenal ketika sedang memberikan tausiyah di Masjid Falahuddin Bandar Lampung, Lampung, Minggu (13/9/2020). Serangan cepat itu terjadi saat syekh yang biasa menggunakan gamis itu sedang di atas podium. Seorang lelaki tiba-tiba menghampiri dan mengayunkan sebilah pisau. “Untuk Syekh tidak mengalami keadaan yang parah….

Read More

Ibnu Majid, Ahli Navigasi Penemu Kompas

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Dunia kebaharian sejatinya harus berterimakasih kepada Ibnu Majid. Dialah penemu alat navigasi canggih pada masanya (kompas) dengan 32 arah mata angin. Kompas buatan Ibnu Majid lebih canggih dibandingkan dengan yang dibuat sebelumnya oleh orang Mesir dan Maroko. Bahkan, ketika dia bertemu para pelaut dari Protugis dan memperlihatkan kompas buatannya, orang-orang Portugis itu mengaku belum…

Read More

Pengelola ZIS Diminta Proaktif Bantu Umat

[JAKARTA, MASJIDUNA] —- Situasi wabah Covid-19 amat mengkhawatirkan belakangan terakhir. Jumlah kasus positif  Covid-19 terus merangkak naik di sejumlah wilayah. Khususnya DKI Jakarta yang mulai kembali menerapkan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) secara total. Upaya tersebut menjadi cara dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Tak dipungkiri, pandemik Covid-19 berdampak besar terhadap keberlangsungan ekonomi rakyat. Oleh sebab…

Read More

Kembangkan Sistem EMIS Upaya Benahi Data Madrasah

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Dalam rangka membenahi data madrasah,  Kementerian Agama tengah mengembangkan sistem tata kelola data madrasah. Selama ini, data yang ada dikelola dalam Education Management and Information System atau yang dikenal dengan (EMIS). Demikian disampaikan Ketua Project Management Unit (PMU) Realizing Education’s Promise- Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR), Abdullah Faqih, di Jakarta, Jumat (11/9)….

Read More

Sekilas Tentang “Mukimin Jawi”

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Kata “Mukimin Jawi” tidak banyak dikenal untuk saat ini. Padahal, pada abad 16 hingga 19, kata ini dikenal sebagai sebutan bagi orang ras Melayu yang menetap di Mekah dan Madinah untuk berhaji dan menuntut ilmu. Tidak ada catatan pasti sejak kapan para mukimin ini datang dan menetap di dua kota suci itu. Catatan tertua…

Read More