Connect with us

Safa Marwah

Pembatasan Izin Ibadah Umrah di Saudi Masih Berlaku

Bagi jamaah yang hendak memperoleh izin ibadah umrah dan shalat di Masjidil Haram yang telah memiliki imun terhadpa Covid-19 dapat melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna.

[JEDDAH, MASJIDUNA] — Penerapan pembatasan terhadap pelaksanaan ibadah umrah serta shalat di Masjidil Haram tetap bakal tetap diberlakukan pemerintah Saudi. Kendatipun jamaah telah memiliki imunitas terhadap virus Corona, tak mengendurkan penerapan pembatasan kedua ibadah tersebut.

Kepastian itu diutarakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagaimana dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (18/5). Dalam pernyataan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, mengategorikan orang yang memiliki imunitas terhadap Covid-19, yakni mereka yang telah menerima vaksinasi dengan dosis pertama. Bahkan mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

Selain itu, Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menyatakan bakal terus menerapkan prosedur yang sama. Sepertihalnya yang telah diterapkan sepanjang Ramadhan. Yakni tak mengizinkan bagi jamaah yang belum divaksinasi  untuk melaksanakan ibadah umrah. Dengan kata lain, hanya bagi jamaah yang telah menerima satu atau dua dosis vaksin Covid-19.

Bahkan yang telah sembuh atau penyintas Covid-19 yang disetujui oleh Kerajaan Arab Saudi untuk dapat melaksanakan umrah dan sholat di Masjidil Haram. Kebijakan pemerintah Saudi telah diterapkan sejak awal Ramadhan. Bagi jamaah yang hendak memperoleh izin ibadah umrah dan shalat di Masjidil Haram yang telah memiliki imun terhadpa Covid-19 dapat melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna.

Perolehan izin umrah melalui kedua aplikasi selama sebulan satu kali. Kendati demikian, Kementerian Haji dan  Umrah menegaskan, aturan tersebut pun masih dapat diubah ke depannya, yang boleh jadi memungkinkan izin dapat diperoleh lagi pasca 15 hari.

[Redaksi/Foto:net]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Safa Marwah