Connect with us

Khazanah

Tips Ngabuburit Puasa #DirumahAja

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan perlu cara agar selalu memiliki kegiatan. Menjalani puasa tak saja diisi oleh kegiatan yang sifatnya ibadah semata, namun boleh jadi melakukan aktivitas positif.

Sepanjang puasa sejak pagi hari hingga menunggu bedug azan maghrib terbilang lama. Bahkan antara negara satu dengan negara lainnya pun jarak antara jam sahur dengan berbuka puasa pun berbeda. Oleh sebab itu, perlu diisi dengan aktivitas positif bernilai ibadah.

Lantas cara atau tips seperti apa yang dapat dilakukan agar puasa tetap dapat melakukan aktivitas hingga waktu bedug azan maghrib?. Berikut ini terdapat empat tips yang dapat anda lakukan.

Pertama, tadarus Alquran

Bagi sebagian orang membaca Quran  tak saja menambah pahala nilai ibadah puasa. Namun juga bagi kesehatan mental. Kencenderungan bagi mereka yang menjadikan membaca Quran sebagai aktivitas keseharian memiliki ketenangan jiwa.

Selain itu, ramadhan sedianya menjadi momentun bagi anda untuk dapat mengkhatamkan bacaan Quran. Terlebih lagi dalam situasi covid-19 yang mengharuskan orang bekerja dari rumah. Artinya, waktu untuk di rumah digunakan membaca Quran satu diantaranya.

Kedua, membersihkan rumah

Tak ada salahnya seraya menanti bedug azan maghrib, melakukan hal-hal ringan sifatnya. Seperti membersihkan rumah. Mulai menyapu pekarangan dan dalam rumah. Kemudian mengepel, merapikan lemari buku, meja makan dan lainnya. Aktivitas  bersih-bersih rumah menjadikan suasana menjadi lebih nyaman ketika berada di rumah.

Ketiga, membuat  menu dan masak makanan berbuka puasa

Menarik ketika beberapa jam menanti bedug azan maghrib, yakni membuat menu dan memasak makanan bersama keluarga. Sebab selain semakin merekatkan hubungan keluarga, juga menguatkan soliditas antara individu di keluarga. Momentum memasak bersama membuat menu makanan berbuka puasa jadikan sebagai nilai ibadan di tengah bulan ramadhan kali ini.

Keempat, membaca buku

Membaca  buku menjadi cara efektif menanti berbuka puasa. Sebab boleh jadi banyak buku di rak buku anda yang belum ditamatkan. Terlebih lagi, membaca buku tak ada kesia-siaan. Selain menambah wawasan dan pengetahuan, bernilai positif dan diniatkan ibadah.

Buku-buku yang anda baca bisa seputar buku agama menambah keilmuan agama. Boleh juga membaca novel dan buku-buku yang bersifat ringan muatannya. Buku pelajaran bagi pelajar  pun menjadi keharusan, mengingat di tengah situasi darurat kesehatan pelajar belajar dari rumah.

[AHR/Foto: majalahayah.com]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah