Connect with us

Sosok

Syekh Ahmad khatib, Guru Para Ulama Nusantara

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Khasanah keulamaan dan ilmu Islam di Indonesia tidak mungkin dipisahkan dari sosok Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabau. Dialah guru dari banyak ulama besar di tanah air, ketika mereka menuntut ilmu di Mekah.

Kepada lelaki kelahiran Bukittinggi, Sumetera Barat pada 1860 ini, berguru sejumlah tokoh seperti Syekh Muhammad Nur (mufti kerajaan Langkat), Syekh Hasan Maksum (mufti Kerajaan Deli), Syekh Muhammad Saleh (mufti Kerajaan Selangor), Syekh Muhammad Zain (mufti Kerajaan Perak), Muhamma Nur Ismail (kadi Kerajaan Langkat), Syekh Jamil Jaho (Pemimpin Persatuan Tarbiyah Islamiyah), Syekh Muhammad Jamil Jambek, Syekh Ibrahim Musa, Abbas Abdullah, Karim Amrullah, Syekh Sulaiman Rasul, Syekh Mustafa Husain dari Purba (Mandailing), KH.Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan KH Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama).

Syekh Ahmad Khatib dikenal karena luasnya ilmu agama terutama fikih dan hukum Islam. Tidak heran dia banyak mengarang kitab, antara lain an-Nafahat (ilmu ushul fiqih), Iqna’an Nufus (tentang zakat), dan al Jawahir an Naqiyah fi al-Amal al-Jaibiyyah(tentang ilmu hitung dan hisab). Setidaknya ada 49 judul buku yang ditulis oleh sepupu KH Agus Salim ini selama hidupnya.

Berkat ketekunan dan keluasan ilmu agamanya, Syekh Ahmad Khatib diangkat sebagai imam besar Masjidilharam dalam Mazhab Syafii. Sepanjang hidupnya digunakan untuk mengajar. Syekh Ahmad Khatib wafat pada 1916.

(IMF/foto: akurat.co)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sosok