Connect with us

Pendidikan Islam

Sinergi dalam Mengembangkan Bisnis Pesantren Berbasis Digital

[YOGYAKARTA,  MASJIDUNA] — Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berbasis Platform Digital iPesantren terkait pengembangan bisnis pesantren. Penandatangan MoU ini berlangsung di Aula Pesantren ISC Lintang Songo Bantul, Sabtu (21/11).   

MoU ditandatangani oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur dan CEO iPesantren Gunawan Arifin. Sebagai saksi, Pengasuh Pesantren Lintang Songo Kyai Heri Kuswanto.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono menjelaskan, kerjasama yang dibangun dengan iPesantren ini merupakan awal dari perkembangan segmentasi unit bisnis pesantren. Sebab, semua stakeholders rumah tangga perekonomian saat ini belum merekognisi potensi besar yang dimiliki pesantren.

“Kerjasama dengan iPesantren ini dilakukan agar pesantren memiliki bargaining position di hadapan stakeholders,” jelas Waryono.

iPesantren merupakan platform digital yang memiliki beragam fitur digital yang mendukung aktivitas pengembangan  pesantren seperti: fintech untuk pesantren, integrasi data pesantren, komunikasi antar lembaga, komunitas santri, dan lainnya. CEO iPesantren Gunawan mengatakan, platform digital ini akan memfasilitasi santri untuk mempermudah menguatkan kelembagaan dan pemberdayaan ekonomi pesantren dengan integrasi data digital.

“Dengan integrasi data digital, kita akan  bersama-sama menguatkan pemberdayaan ekonomi pesantren,” kata Gunawan.

Sama dengan Gunawan, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren berharap MoU ini akan memberikan manfaat yang sangat besar untuk pesantren, terutama pesantren yang memiliki unit bisnis.

“Saya berharap MoU ini akan menambah maslahah bagi pesantren, seperti Pesantren Lintang Songo ini agar segera bisa difasilitasi,” pungkasnya.

[Kemenag]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pendidikan Islam