Connect with us

Sosok

Psikiater dengan Pendekatan Islami Itu Telah Tiada

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Pada tahun 1990-an, nama Dadang Hawari sering muncul di media massa nasional, baik cetak maupun elektronik. Ketika itu dia sering menjadi narasumber untuk kasus penyalagunaan narkoba yang marak di tengah masyarakat. Yang menarik, guru besar dari Universitas Indonesia (UI), ini sering menggunakan pendekatan islami untuk menyelesaikan berbagai persoalan narkoba atau kejiwaan lainnya.

Bukan tanpa alasan dia menggunakan pendekatan agama untuk menyelesaiakan persoalan yang berkaitan dengan mental manusia itu. Tapi berdasarkan penelitian yang serius yang sering dia kutip, salah satunya asosiasi psikolog Amerika Serikat memasukan unsur agama sebagai salah satu jenis terapi.

Istilah zikir, sholat dan berbagai ritual yang bisa menyembuhkan pengguna narkoba sudah sering dia sampaikan. Semua disampaikan dengan cara ilmiah dan rasional namun mudah dipahami.

Kini dokter dan juga psikolog kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah itu, sudah meninggalkan kita semua. Dia meninggal dunia Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 15.30 WIB, di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Innalillahi wainailaihi rojiuun.Telah berpulang ke Rahmatullah Prof. dr. H. Dadang Hawari pada hari ini Kamis 3 Desember 2020 pukul 15.30 di RSCM, ” kata Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik.

Dadang meninggal dalam usia 80 tahun, karena terinfeksi Covid-19. Banyak prestasi yang sudah dia torehkan. Dadang mendapat akreditasi dari kantor PBB untuk kejahatan narkotika pada 2003. Ia juga menerima Penghargaan Utama Penanggulangan Bahaya Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) setahun berselang.

Dadang tercatat banyak menulis soal keahliannya di bidang psikologi. Beberapa di antaranya seperti Manajemen Stress, Cemas dan Depresi (2001); Kekerasan Pada Anak (2013); Konsep Islam Memerangi Aids dan Naza (1996), dan sejumlah buku lain.

(IMF/foto: insertive.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sosok