Connect with us

Pendidikan Islam

Pesantren Tebuireng Cabang Bintan Diresmikan

[BINTAN, MASJIDUNA] — Lembaga pendidikan pesantren Tebuireng terus melebarkan sayapnya di dunia pendidikan. Pesantren terbesar di Kabupaten Jombang Jawa Timur itu membuka cabang  di Bintan, Kepulauan Riau dengan nama Pondok Pesantren (Ponpes) Madani Bintan, Kepulauan Riau.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, KH Sholahudin Wahid -biasa disapa Gus Sholah- meresmikan cabang ke 14 pesantren Tebuireng  itu, Minggu (1/9) kemarin. Pikiran cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia itu mengingat ke belakang.

Baginya, jejak sejarah pesantren tertua antara lain Ponpes Kebumen dan Sidogiri. Baginya, pesantren telah membuktikan perannya sebagai lembaga pendidikan tertuang di Indonesia.

Jauh sebelum adanya sekolah modern, pesantren sudah menancapkan kakinya di tanah nusantara. Menjadi lampu penerang dalam kegelapan. Begitulah jejak pesantren di Indonesia. Gus Sholah mengimbau agar masyarakat di Bintan  terus mempertahankan ajaran Islam Wasathiah. Yakni ajaran Ahlussunah wal Jamaah.

“Mari kita perkokoh toleransi dalam kehidupan bersosial,”  ujarnya sebagaimana dilansir dari laman Nahdlatul Ulama.

Dia mengutip  ucapan sang kakek, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Menurut Kyai Hasyim, kata Gus Sholah,  santri ideal mampu mengamalkan ilmu pesantren dalam berkehidupan di tengah masyarakat.

Syuriah PCNU Bintan, Kiai Idham Khalid menambahkan, dengan diresmikannya Pesantren Madani Bintan menambah syiar Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah di Bumi Melayu.

Di tempat yang sama, Bupati Bintan Apri Sujadi bersyukur atas peresmian Pesantren Tebuireng cabang ke 14 itu. Dia berharap agar para santri yang menempa ilmu di Pesantren Madani menjadi geernasi kuat dalam menghadapi tantangan zaman

Perlu diketahui, Pesantren Madani berdiri di lahan dua hektar. Pesantren Madani Bintan memiliki masjid, aula yang diberi nama KH Hasyim Asy’ari. Kemudian  tiga asrama yagn salah satunya diberi nama KH Wahid Hasyim, serta  gedung sekolah.  Sementara 13 cabang lain dari Pesantren Tebuireng di antaranya di Jakarta, Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu Riau, Maluku, Bengkulu, dan Sumatera Utara. [KHA]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pendidikan Islam