Connect with us

Sosok

Pesan-Pesan Perdamaian Yusuf Islam Selama Ramadhan

[JAKARTA, MASJIDUNA]—Penyanyi asal Inggris Yusuf Islam alias Cat Steven, menyampaikan pesan-pesan perdamaian selama ramadhan yang berbarengan situasi dunia yang sedang dikepung wabah corona.

Pesan-pesan disampaikan dalam format video dan siarang radio. Dalam siaran video, misalnya, disampaikan di Cambridge Central Mosque pada 24 April lalu.

Pada video pembukaan Yusuf mengucapkan selamat berpuasa kepada seluruh umat Islam di dunia. Kebetulan pula sebagian Inggris sedang lockdown, sehingga dunia terasa terkurung. Namun, Yusuf memgingatkan, pada saat berdiam diri di rumah inilah merupakan momen yang tepat untuk beribadah dan belajar lagi. “Kita tidak tahu lockdown sampai kapan. Tapi kita harus ingat pada Allah,” katanya sambil mengutip Al-Baqarag ayat 152: Fadzkuruli adzkurkum, wasykuruli wala takfurun. (Ingatlah kepadaKu, niscaya Aku ingat pula kepadamu.).

Pada video lian, Yusuf berbicara tentang pencarian manusia pada satu dzat yang hanya satu-satunya yang wajib disembah, yaitu Allah.

Sementara dalam siaran radio BBC yang disiarkan selama 10 menit selama Ramadhan, Yusuf Islam membaca Alquran dan menampilkan lagu-lagunya sendiri. Dalam refleksi 10 menit pertamanya, dia mengatakan, “Manusia, sejauh yang kita tahu, adalah satu-satunya makhluk duniawi yang harus hidup dengan pengetahuan tentang kefanaan mereka sendiri.”

Dalam siaran BBC ini, Yusuf juga bicara bagaimana dia akan mati karena penyakit dan sebuah kecelakaan yang kemudian menyadarkan dirinya memulai perjalanan mencari makna.

Yusuf Islam, yang terkenal dengan lagu-lagunya seperti “Father and Son”, “Peace Train” atau “Miles from Nowhre” menyatakan masuk Islam pada 1977 setelah melalui perjalanan hidup dan perjalanan spiritualnya. Meski jarang tampil, tapi Yusuf tetap bernyanyi dengan suara yang khas dan petikan gitarnya yang renyah.

(IMF/foto:ThenewArab.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sosok