Connect with us

Ormas

Pertemuan NU Sedunia ke-18 Hasilkan Deklarasi Mekah

[MEKAH, MASJIDUNA] – Pertemuan NU sedunia ke-18 yang digelar oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Arab Saudi yang digelar setiap tanggal 7 Zulhijjah ini menghasilkan deklarasi Mekah.

Pertemuan rutin tahunan yang digelar sejak tahun 2002 ini, tahun dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Salawat KH Agus Ali Mashuri, putera KH Maimoen Zubair sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, KH Anwar Mansur, KH Asep Saifudin, KH Bunyamin Ruhiyat, dan kiai lainnya

Pertemuan tahunan yang mengambil tema “Merajut Kembali Ukhuwah Wathaniyah Menuju Perdamaian Dunia” ini digelar di Hotel al-Tasyeer Towers Hotel di Mekah, Kamis (8/8/2019). Sejumlah tokoh bicara mengenai agar warga NU senantiasa teguh dalam menjalankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah baik dari segi pikiran dan perbuatan.

Berikut isi Deklarasi Mekah pada Silaturahmi Nahdlatul Ulama Se-Dunia Ke XVIII:

DEKLARASI MAKKAH

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan mengharap ridha Allah SWT serta dengan selalu bertawakkal kepadaNya bertempat di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah serta di waktu yang sakral menjelang wukuf di Padang Arafah, kami warga Nahdliyyin seluruh dunia berikrar:

  1. Berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An Nahdliyyah baik secara fikrah dan amaliyah maupun secara manhajiyah dan harakah.
  2. Mempererat tali Ukhuwah lslamiyah, Ukhuwah Wathaniyah maupun Ukhuwah Basyariyah sesuai dengan misi Islam rahmatan Iil ’alamin.
  3. Siap mempertahankan empat pilar negara Indonesia; Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45. Oleh karena itu berbagai upaya untuk merongrong dasar dan falsafah negara harus ditolak.
  4. Menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi dalam semua aspek kehidupan serta menolak berbagai bentuk kekerasan, intoleransi dan diskriminasi.
  5. Mendukung teciptanya perdamaian dunia berdasarkan asas keadilan dan kemanusiaan.
    Mudah-mudahan Allah SWT meridhai bangsa dan negara Indonesia menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur, Amiin.
    Makkah Al Mukarramah, 07 Dzul Hijjah 1440 H / 8 Agustus 2019 M. [FAR]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ormas