Connect with us

Ekonomi Islam

Pemerintah Prioritaskan Ekonomi Syariah

Perkembangan ekonomi berbasis syariah jauh tertinggal dengan negara jiran, Malaysia.

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Idealnya, berbagai kegiatan ekonomi berbasis syariah mesti menjadi pilihan utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Hadirnya Bank Syariah Indonesia (BSI) setidaknya dapat memperluas penetrasi ekonomi nasional melalui industri perbankan syariah.

Demikian disampaikan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Erick Tohir dalam  sebuah  acara bertajuk ‘7th Indonesia Islamic Economic Forum’,  di Jakarta, Jumat (22/1).

“Saya rasa harus menjadi fokus, bagaimana opsi daripada ekonomi syariah ini menjadi opsional yang harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Bagi Erick,  penetrasi industri perbankan syariah di Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan dengan negara tetangga, Malaysia. BSI, kata Erick, diharapkan mampu menjadi  stabilisator pertumbuhan dan ekonomi nasional yang lebih luas. Serta tak saja  berpangkal kepada sebagian orang saja.

Karenanya, perlu mengintervensi agar ada keberpihakan terhadap perekonomian nasional. Indonesia mayoritas berpenduduk muslim terbesar yang dapat menjadi pondasi dalam membangun industri halal. Apalagi hallal food telah menjadi sesuatu hal yang luar biasa pasarnya.

Menurut dia, perkembangan produk makanan halal harus diantisipasi, termasuk dalam bidang busana muslim. Sebab Indonesia memiliki dunia fashion muslim. Karenanya perlu dipikirkan membuat trend setter yang baru di negara-negara tetangga ataupun di dunia.

“Dengan pasar syariah yang besar, sudah saatnya Indonesia menjadi negara produsen,” pungkasnya.

[AHR/Foto: Masjiduna/hasil tangkapan layar youtube]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam