Connect with us

Khazanah

Naskah Kuno Peradaban Islam di Nusantara Berserakan di Berbagai Negara

[JAKARTA, MASJIDUNA] – Peradaban Islam di nusantara masih banyak yang belum tergali melalui naskah kuno dan berbagai sumber informasi lainnya. Perlu kerja besar untuk mengungkap teks-teks kuno untuk memperkaya peradaban Islam di nusantara.

Sejarawan Santri Milal Bizawie mengatakan banyak naskah kuno terkait dnegan peradaban Islam di nusantara yang hingga saat belum terungkap ke publik. Ini lantaran Perpustakaan Nasional hingga saat ini hanya memiliki 10,3 ribu manuskrip kuno. Selebihnya manuskrip kuno berceceran di sejumlah negara.

“Artinya peluang penelitian bagi mahasiswa Fakultas Islam Nusantara terbuka luas. Banyak tugas yang menanti yang harus dikerjakan kelak jika sudah lulus,” ujar Gus Milal saat menyampaikan studium general “Menemukan dan Menyusun Peta Peradaban Islam Nusantara” du Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Matraman, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Naskah kuno tentang peradaban Islam nusantara, kata Milal, tersebar di sejumlah negara sepertidi Belanda tepatnya di Perpustakaan Leidin yang menyimpan sumber informasi dariberbagai macam media terkait dengan peradaban Islam di nusantara.

Di bagian lain, Milal menyebutkan peradaban Islam di nusantara tidak bisa dilepaskan dari peran Walisongo,pendakwah penyebar agama Islam di Nusantara yang mampu mengharmonikan tradisi peradaban Timur Tengah dengan Nusantara hingga saat ini. “Sejak jaman walisongo ulama’ lah yg menggabungkan antara peradaban di timur tengah dan nusantara hingga saat ini,” sebut Milal.

Milal menyebutkan Pangeran Diponegoro dan para prajuritnya memiliki andil yang besar dalam menyebarkan pesantren di nusantara. Menurut dia, NU konsisten menghidupkan kembali jejaring yang telah dibangun oleh Panheran Diopnegoro sejak kekausaan Turki Usmani. “NU-lah yang paling konsisten membangun Islam yang rahmatan lil ‘alamien dan aswaja yang paling kuat di Nusantara bahkan dunia,” tutup Milal. [RAN]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah