Connect with us

Ragam

MPR: Kontribusi Santri Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

[CIREBON, MASJIDUNA] — Angka kemiskinan acapkali mengalami peningkatan. Ironisnya, sejalan dengan angka pengangguran di Indonesia. Namun keberadaan santri di tengah masyarakat justru berkontribusi besar dalam menghadirkan silusi dalam mengatasi persoalan bangsa. Seperti pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid dalam acara dalam Forum Bisnis (FORBIS) Gontor di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, yang digelar pada 26-28 Oktober 2019.

“Santri Indonesia tidak hanya pandai mengaji, tapi juga mengelola bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan membuka lapangan kerja,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Antara.

Dia menegaskan, Forbis bukanlah kelompk radikal. Namun para santri memberikan kontribusi besar terhadap bangsa. Dia berharap Forbis mampu bersinergi dengan pemerintah dalam upaya bersama mengatasi persoalan bangsa.

Seperti memberi rekomendasi terhadap regulasi dan program yang dapat disinergika dengan pihak eksekutif dan legislatif. Menurutnya santri mesti dapat mengakses sumebr daya serta besinergi dengan kementerian dan lembaga serta komisi terkait di DPR.

Wakil Ketua Badan Wakaf Pesantren Gontor itu lebih lanjut berpandangan, para santri diharapkan tidak fobia terhadap nilai-nilai ke-Indonesiaan. Sikap santri pun harus mampu memadukan tradisi dan modernitas yang sejalan dengan nilai universal.

Tidak konflik dengan Islam

Hidayat pun mengingatkan pemerintah agar bersikap bijak dalam mengelola konflik. Bahka menghindari konflik dengan umat muslim. Sebaliknya, menuduh umat Islam sebagai kelompok radikal meripaka sikap ahistoris dan kontraproduktif.

Baginya, kontribusi umat muslim bagi Indonesia amatlah nyata. Bahkan, kata Hidayat, fakta 70 kerajaan di Indonesia secara ikhlas meleburkan diri ke dalam negara Indonesia ketika kemenerdekaan 1945 masa depannya belum adanya kepastian.

Sekedar diketahui, musyawarah besar (Mubes) perdana tersebut dihadiri Pimpinan Pondok Modern Gontor KH. Hasan Abdullah Sahal, Ketua Umum PP IKPM Ismail Budi Prasetyo, Ketua Forum Pesantren Alumni (FPA) KH. Zulkifli Muhadli dan Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA H. Arief Natadiningrat SE. Pengurus Pusat FORBIS dan Ketua-Ketua FORBIS Daerah beserta beberapa anggota juga hadir sebagai peserta.

[KZL/Ant/Foto: Kumparan]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ragam