Connect with us

Khazanah

Metode SEKEJAP Hadir di Perusahaan Jusuf Kalla

[MAKASSAR, MASJIDUNA]—Metode memahami Al-quran SEKEJAP yang diperkenalkan oleh Ustadz Nur Ihsan Muhammad Idris terus mendapatkan sambutan positif jamaah. Kali ini  pimpinan dan karyawan PT.Bumi Jasa Utama (lini usaha transportasi Kalla Grup, milik Jusuf Kalla) yang mengikuti program ini.

Acara berlangsung selama dua hari (1-2 Febuari 2020) dari pukul 8 pagi sampai 17.00 sore, bertempat di Gedung Lembaga Administrasi Negara Baruga Antang Makassar, Sulawesi Selatan, yang langsung dipandu oleh Ustad Nur Ihsan dan didampingi para trainer SEKEJAP dari Sekolah  Islam Athirah Makassar.

“Hampir semua peserta bisa menghafal Kertas Ajaib yang berisi kata yang sering muncul pada setiap baris Al Qur’an. Juga bisa menghafal pola-pola bahasa Arab yang setiap baris rata- rata muncul di Al Qur’an dan praktek ilmunya untuk menerjemahkan beberapa halaman Al Qur’an,” kata Nur Ihsan.

Raut wajah penuh kegembiraan dan kebahagiaan pun tampak dari para peserta. Pasalnya, selama ini mereka disibukkan oleh pekerjaan, namun kali ini bisa memahami kitab suci mereka sendiri dengan mudah dan cepat, seperti kependekan dari nama program ini: Sistematis, Kerap, Cepat alias SEKEJAP.

Menurut Nur Ihsan, banyak peserta yang memiliki harapan besar pada metode ini. “Harapan dan keinginan kuat ingin melanjutkan pelatihan ini sampai selesai paham juz.” Karena itu,   sesudah program ini akan dilanjutkan dengan Kelas Pelatihan sebanyak sekitar 15 x pertemuan durasi 2 jam setiap pekan selepas jam kerja di kantor perusahaan untuk mengkhatamkan paham juz 1. Karena program yang banyak diminati, sekolah Atthirah yang dimiliki keluarga Jusuf Kalla ini  akan mengunakan metode SEKEJAP FAHAM AL QURAN secara resmi dalam kurikulum tahun ajaran 2020/2021 untuk siswa SMP kelas 7 dan SMA kelas 10.  “Semoga dengan metode SEKEJAP semakin banyak muslim yang tidak memiliki latar belakang bahasa Arab bisa lebih dan cepat memahami makna Al Qur’an saat baca dan dengar,” tutup Ustad kelahiran Merauka, Papua ini.

(IMF/foto:Nur Ihsan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah