Connect with us

Ekonomi Islam

Mendorong Pengembangan Kawasan Industri Halal

[JAKARTA, MASJIDUNA] —  Direktur Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Anwar Bashori mengatakan kawasan industri  dirancang dengan sistem dan fasilitas dalam mengembangkan industri. Khususnya industri yang menghasilkan produk-produk halal sesua dengan sistem jaminan produk halal.

“Pengembangan Kawasan Industri Halal bertujuan untuk mempercepat dan memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia,” ujarnya dalam Workshop and Coaching Pengembangan Industri Halal Indonesia dengan bertajuk ‘Mempersiapkan Kawasan Industri dalam Membangun Zona Halal atau Kawasan Industri Halal’,  Kamis (01/10).

Selain itu, mendorong efisiensi dan efektivitas pembangunan industri halal di Indonesia. Serta memenuhi kebutuhan dalam negeri. Begitupula memenuhi kebutuhan ekspor yang mampu bersaing dalam pasar halal global.

Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag, Mastuki merespon positif gagasan tersebut. Baginya, lembaga negara tempatnya bernaung mendukung penuh upaya pemerintah dalam pengembangan kawasan industri halal.

BPJPH pun aktif dalam upaya mengembangkan kawasan industri halal. Termasuk proses sertifikasi halal  yang nantinya dilakukan secara jemput bola. Dia menegaskan produk halal dengan standar halal merupakan produk berkualitas. Dia berharap  produk halal Indonesia dapat semakin produktif dan mampu bersaing di pasar global yang sedemikian kompetitif.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Dody Widodo, mengatakan bahwa pemerintah telah meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia tahun 2019-2024. Tujuannya,  dalam rangkan mengembangkan  sektor riil ekonomi syariah atau yang dikenal dengan industri halal

Strategi dalam masterplan tersebut yakni, memperkuat  rantai nilai industri halal dari hulu ke hilir.  Antara lain membangun kawasan industri halal dan halal hub di berbagai daerah sesuai dengan comparative advantage masing-masing daerah unggulan. Kemenperin bersama para pemangku kepentingan berupaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah dari aspek perwilayahan.

Yakni dengan  mendorong penyiapan ekosistem industri halal dengan terbitnya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal. Beleid itu panduan bagi pengelola kawasan industri dalam peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur pendukung kegiatan industri halal.

Begitupula panduan bagi industri halal dalam penciptaan aglomerasi industri halal (manufaktur) yang terpusat dan berlokasi di suatu Kawasan Industri Halal. Sementara surat Keterangan Kawasan Industri Halal diperoleh, setelah perusahaan kawasan industri memenuhi kriteria dan persyaratan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim verifikasi yang terdiri dari Kemenperin, BPJPH Kemenag, dan Majelis Ulama Indonesia.

[KHA/BPJPH/Foto:kompas.com]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam