Connect with us

Ekonomi Islam

Melihat Potensi Keluarga Muslim Berbasis Wakaf Uang

Karena kontribusi wakaf dalam kehidupan beragama di Indonesia ini sangat fundamental.

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Gerakan wakaf uang yang digalakan pemerintah menjadi upaya dalam menjalankankan bagian dari anjuran agama. Keluarga muslim yang notabene menjalankan syariat agama, berpotensi besar menjadi basis utama menggerakan wakaf uang. Karenanya, perlu mendorong keluarga muslim menjalankan program pemerintah tersebut.

“Kalau dalam satu tahun ada dua juta pernikahan, lalu mereka berwakaf Rp10.000 saja, itu kira-kira bisa menghasilkan 20 miliar rupiah. Apalagi kita semua berwakaf, maka saya kira potensinya akan sangat dahsyat,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam  Kementerian Agama, Kamaruddin, Selasa (6/4).

Dia menilai potensi wakaf amatlah besar di lingkungan keluarga. Bahkan memiliki potensi yang besar pula datang dari para aparatur sipil negara (ASN) yang dapat dimaksimalkan menunaikan wakaf uang.

Dia membayangkan bila dua ratus ribu orang ASN di Kementerian Agama menunaikan wakaf uang sebesar Rp10 ribu per orang setiap bulannnya, bakal menghasilkan miliaran rupiah. Boleh jadi menjadi sedekah jariyah yang amat luar biasa.

Dia yakin dengan mengggencarkan gerakan wakaf uang serta memaksimalkan pelaksanaanya di masyarakat, bakal berdampak besar terhadap perekonomian. Bahkan tak lagi ada umat muslim yang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Saya kira ini adalah gerakan masif yang harus dimulai dari diri kita sendiri, karena kontribusi wakaf dalam kehidupan beragama di Indonesia ini sangat fundamental,” pungkasnya.

[AHR/BimasIslam/Ilustrasi: republika]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam