Connect with us

Khazanah

Manifestasi Shalat dalam Kehidupan

[YOGYAKARTA, MASJIDUNA] — Sebagai umat muslim, shalat menjadi kewajiban dan juga kebutuhan. Yakni kebutuhan dalam menjaga kestabilan ruhani dalam kehidupan. Banyak manfaat dari shalat sebagaimana perintah Allah Subhanahu Watta Ala. Manifestasinya antara lain memberikan kesadaran kalangan muslim terhadap realitass sosialnya.

Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas berpendapat, keberhasilan seorang muslim dalam pelaksanaan shalatnya adalah mereka yang bertebaran dan bersentuhan dengan realitas yang mengelilinginya. Pandangan Busyro merujuk pada AL Quran Surat Al Jumu’ah ayat 10.

 “Salat itu diawali dengan takbir dan do’a seterusnya, kemudian diakhiri dengan salam. Artinya setelah salat itu orang wajib untuk melakukan gerakan-gerakan,” ujarnya Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu (4/11) kemarin.

Mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, gerakan yang dimaksud tertuang dalam  Al Jumu’ah ayat 10, yakni bertebaran ke seluruh muka bumi. Namun, makna ayat tersebut tidak harus dimaknai secara literal.

Sebab di era digitalisasi dan teknologi informasi, mengelilingi dunia tak meesti secara fisik. Sebaliknya dapat dilakukan secara virtual. Busyro melanjutkan, realitas sosial merupakan ayat kauniyah Allah Subhanahu Watta Ala yang wajib dibaca oleh umat muslim.

Menurutnya, kesadaran terhadap ayat-ayat kauniyah berdampak  terhadap tugas manusia sebagai khalifah di bumi. Melalui kesadaran yang terbangun tersebut, manusia diharapkan bisa peka terhadap realitas.

Dia menilai, kesadaran terhadap realitas dapat memberikan manfaat terhadap manusia. Selain kemanfaatan bagi dirinya, sadar akan realitas dapat membantu manusia dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya di muka bumi.  Dengan begitu, manusia tak semaunya menjalankan kepemimpinannya. Melainkan harus menimbang pula kemanfaatan dan kemudhorotah bagi mahluk hidup lain dan lingkungan.

[AHR/Muhammadiyah/ilustrasi:net]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah