Connect with us

Pendidikan Islam

Mahasiswa UIN Jakarta Sabet Juara Debat Hukum Islam se-Indonesia

Membuktikan mahasiswa Fakultas SYariah dan Hukum tak hanya menguasai hukum Islam, tapi juga hukum umum sekaligus.

[TANGSEL, MASJIDUNA] — Nama Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah masuk dalam deretan 10  Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia belum lama ini. Kini mahasiswanya pun berhasil menyabet lomba debat hukum Islam  antar mahasiwa PTKIN se-Indonesia.

Kompetisi itu digelar Fakultas Syariah IAIN Batusangkar, Sumatera Barat, bertajuk  “Penguatan Hukum Islam pada Fakultas Syariah”. Ajang debat virtual ini diikuti mahasiswa dari 58 PTKIN se-Indonesia. Prestasi itu menambah deretan citra positif PTKIN yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan itu.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)  IAIN Ahmad Tholabi Kharlie mengapresiasi kerja keras dan kemenangan tim debat hingga mengharumkan nama UIN Jakarta, khususnya FSH.  Dia berharap keberhasilan itu dapat dipertahankan demi nama baik kampus pula.

“Saya ikut bangga dengan tim debat FSH yang telah berjuang dengan penuh semangat. Semoga keberhasilan dalam lomba debat ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang,” katanya di Ciputat, Jumat (30/7/2021).

Senada,  Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Maskufah. Menurutnya,  tim debat FSH yang tergabung dalam MCC merupakan tim unggulan dan telah berdebat dengan sangat bagus. Tim FSH mampu mengalahkan lawan dengan argumentasi serta pengetahuan cukup luas, baik di bidang hukum Islam maupun hukum umum.

“Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa FSH tak hanya menguasai hukum Islam tapi juga hukum umum sekaligus,” ujarnya.

Tim Debat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terdiri dari  Juanita Bil Atia (mahasiswi Program Studi Hukum Pidana Islam), Syifa Mumtaza (mahasiswi Program Studi Hukum Keluarga), dan Ridha Hayati (mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum).

Lomba Debat Hukum Islam diawali dengan sesi babak penyisihan pada pertengahan Juni 2021. Para juara penyisihan selanjutnya berlaga di babak perempat final hingga menyisakan empat tim di babak semi final, yaitu: Tim Debat UIN Jakarta,  IAIN Batusangkar, IAIN Palangkaraya, dan IAIN Parepare.

Pada babak semi final, tim UIN Jakarta menghadapi tim IAIN Palangkaraya. Tema yang diperdebatkan adalah “Penggunaan Cadar pada Profesi Pendidik”. Tim Debat UIN Jakarta berperan sebagai kelompok pro, sedang IAIN Palangkaraya di pihak kelompok yang kontra. Tim debat UIN Jakarta unggul sehingga melaju ke babak final melawan tuan rumah IAIN Batusangkar yang menyisihkan tim IAIN Parepare.

Babak final digelar Kamis (29/7/2021). Tema debat yang diangkat adalah “Penetapan Usia Perkawinan dalam Perspektif Hukum Islam”. Pada sesi ini, tim UIN Jakarta berada di posisi kontra, sedangkan tim IAIN Batusangkar berada di posisi pro. Tim Debat UIN Jakarta berhasil menjadi juara pertama, disusul IAIN Batusangkar (kedua), IAIN Palangkaraya (ketiga), dan IAIN Parepare (keempat).

[Kemenag/KHA/ilustrasi: int/RRI]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pendidikan Islam