Connect with us

Khazanah

Kukuhkan Kota Relijius, ASN Jember Wajib Seragam Sarung Setiap Jumat

[JEMBER, MASJIDUNA] – Bupati Jember Hendy Siswanto yang baru dilantik pada 27 Februari lalu menerbitkan Surat Edaran Bupati tertanggal 12 Maret 2021 tentang seragam bagi ASN muslim setiap hari Jumat dengan memakai sarung.

Ada pemandangan baru jika melihat para ASN di Jember setiap hari Jumat. Seeragam baru yang dikenakan para ASN, khususnya muslim berbeda dari hari-hari lainnya atau Jumat sebelumnya. Bila setiap Jumat sebelumnya ASN memakai seragam olahraga dan batik khas Jember, mulai 12 Maret 2021 tampak sudah berubah. “Sarung ini untuk menekan orang berbuat jelek, minimal malu dengan pakainnya,” begitu alasan Bupati Hendy ihwal kebijakan seragam sarung itu.

Adapun rincian seragam baru tersebut, ASN yang beragama Islam menggunakan sarung dan baju koko untuk atasan. Sedangkan ASN non muslim menggunakan celana dan baju atasan berwarna putih. Sedangkan ASN muslimah menggunakan kerudung dan atawan berwarna putih. Sedangkan seragam batik khas Jember yang sebelumnya dipakai hari Jumat digeser menjadi hari Kamis.

Hendy menambahkan penggunaan seragam sarung setiap hari Jumat, sebagai cerminan semangat Jember sebagai kota reliji. “Hari Jumat pakai sarung, semangat Jember sebagai kota reliji,” cetus Hendy.

Saat proses pilkada 2020 lalu, pasangan Hendy Siswanto-MB Firjaun Barlaman memang kerap memakai seragam sarungan. Dalam beberapa kesempatan kegiatan publik kedua pasangan ini kerap memakai sarung.

Identitas Jember sebagai kota relijius memang telah lama dikenal. Jember yang masuk kategori kota tapal kuda di wilayah Jawa Timur ini memang dikenal sisi relijiusitasnya. Mulai dari jumlah pondok pesantren yang tersebar di seluruh kecamatan di Jember.

Di samping dikenal sebagai kota relijius, belakangan Jember juga dinobatkan sebagai Kota Karnaval imbas gelaran Jember Karnaval sebagai kegiatan internasional yang digelar setiap tahun.

[RAN/Foto: hendysiswantocenter/kompas.com]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah