Connect with us

Ekonomi Islam

Komitmen Baznas Dorong Usaha Mustahik Sate Bekasi

Program mustahik penguasaha fokus pemberdayaan ekonomi bagi mustahik produktif yang bakal  menjalankan usaha dari berbagai jenis produk.

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Kerja nyata dalam mendorong ekonomi kerakyaratan terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Seperti yang dilakukan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) Baznas membantu kelompok usaha sate penerima zakat/mustahik Gartim Setia Rasa di Kabupaten Bekasi.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan pihaknya berkomitmen dalam mendukung program penguatan ekonomi mustahik. Menurutnya, pembentukan kelompok usaha bersama, merupakan terobosan dari Baznas dalam memaksimalkan program Mustahik Pengusaha.

Dia bilang, kelompok usaha binaan lembaga itu beranggotakan 10 mustahik. Ke depannya mereka akan diintegrasikan dengan peternak Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) Baznas.  Sehingga pasokan kebutuhan bahan baku sate ayam dan kambing terjamin.

Seiring dengan itu, Bambang mengatakan lembaga yang dia pimpin terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi mustahik sebagai upaya mempercepat pengentasan masalah kemiskinan di masyarakat.

“Kemiskinan merupakan masalah multidimensional yang erat kaitannya dengan kondisi ekonomi. Dengan pendampingan, bantuan kebutuhan modal serta fasilitas usaha dari LPEM ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi para mustahik,” ujarnya, Senin (17/2).

Dia mengatakan program Mustahik Pengusaha merupakan program yang dibentuk LPEM Baznas. Menurutnya, program tersebut fokus pemberdayaan ekonomi bagi mustahik produktif yang bakal  menjalankan usaha dari berbagai jenis produk.

Program tersebut mengupayakan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti usaha industri makanan ringan, produk turunan hasil pertanian, peternakan dan perikanan. Selain itu, industri kreatif seperti batik, ukiran, konveksi, kerajinan tangan, desainer, periklanan, kesenian dan arsitektur.

[KHA/Ant/ foto indonesiasatu]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam