Connect with us

Sosok

KH. Syukron Ma’mun: Saya Bernegara dengan Pancasila, Beragama dengan Al-Quran, Hadits, Ijma dan Qiyas

[JAKARTA, MASJIDUNA] – Keberadaan Pancasila dan Islam tidak bisa dipertentangkan. Dalam sejarahnya, para ulama yang turut mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta KH Syukron Ma’mun meneceritakan soal pertanyaan seseorang terhadap dirinya terhadap tanggapan tentang Pancasila.

“Mengapa Pak Syukron terima Pancasila? Saya jawab, saya terima Pancasila karena apa yang ada di Pancasila, dari sila pertama sampai sila kelima ada di al-Qur’an,” ujar Kiai Syurkon saat memberi sambutan dalam acara silaturahim di kediaman Habib Rizieq Shihab, Rabu (11/11/2020) sebagaimana dilihat MASIJIDUNA.COM dalam tayangan di akun YouTube Front TV.

Namun demikian, kata kiai kelahiran Sampang, Madura ini di dalam Al-Quran belum tentu terdapat di Pancasila. Ia mencontohkan mengenai rukun salat yang tidak diatur dalam Pancasila. “Saya bernegara dengan Pancasila. Saya beragama dengan Al-Qur’an, Al-Hadits, Ijma’ dan Qiyas sebagai sumber hukum Islam,” sebut Kiai Syukron.

Menurut kiai yang mendapat julukan “Singa Podium” ini, sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Islam. Kiai Syukron menegaskan apa yang terdapat di Pancasila terdapat pula dalam Islam. “Tetapi apa yang ada di Islam belum tentu ada di Pancasila,” tegas Kiai Syukron.

Dalam kesempatan tersebut, kiai sepuh ini menyebutkan NKRI dan dmeokrasi dapat berjalan dengan catatan keadilan dapat ditegakkan. Menurut dia, menegakkan keadilan merupakan bagian dari Pancasila. “Keadilan harus diperjuangkan, itulah Pancasila,” tandas tokoh sepuh NU ini.

[RAN/Foto: internet]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sosok