Connect with us

Headline

Ini 30 Jamaah Haji Indonesia yang Wafat

[MAKKAH, MASJIDUNA] — Di hari ke 23 masa operasional haji tahun 1440 Hijriyah atau 2019 Masehi terlakasana. Hanya saja dari sekia ratusan ribu jamaah haji Indonesia yang berada di tanah suci, terdapat jamaah yang wafat. Innalillahi wainna ilaihi rojiun bagi jamaah yang wafat  mendekati prosesi ibadah haji.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman kementerian agama, terdapat 30 nama jamaah haji yang wafat di tanah suci, Makkah, Arab Saudi. Ketiga puluh nama itu antara lain sebagai berikut:

1. Khairil Abbas Salim (BTH 23), usia 62 tahun, wafat ? 8 Juli 2019 di RSAS Madinah;

2. Sumiyatun Sowikromo Sutardjan (SOC 2), usia 57 tahun, wafat pada 8 Juli 2019 di   pesawat menuju bandara Madinah;

3. Mudjahid Damanhuri Mangun (SOC 44), usia 74 tahun, wafat pada 9 Juli 2019 di RSAS Madinah;

4. Subli bin Muhammad Nasri (BTH 32), usia 61 tahun, wafat pada 11 Juli 2019 di RSAS Madinah;

5. Artapiah Armin Musahab (JKG 86), usia 60 tahun, wafat pada 12 Juli 2019 di pesawat menuju bandara Madinah;

6. Soeratno G Mangun Wiyoto (SUB 45), usia 74 tahun, wafat pada 15 Juli 2019 di RSAS Madinah;

7. Ahmad Suparman bin Jubed (JKS 001), usia 53 tahun, wafat pada 17 Juli 2019 di RSAS Madinah;

8. Rabiun bin Daliman Arsyad (LOP 006), usia 54 tahun, wafat pada 18 Juli 2019 di RSAS Madinah;

9. Supardjo bun Rata Ilyas (JKS 041), usia 76 tahun, wafat pada 20 Juli 2019 di pesawat menuju Bandara Jeddah;

10. Ahmad Dimyati bin KH Ruhbi (JKS 018), usia 56 tahun, wafat pada 21 Juli 2019 di RSAS Makkah;

11. Sapan bin Tumanga Loga (UPG 014), usia 69 tahun, wafat pada 21 Juli 2019 di Pemondokan Makkah;

12. Nasikin bin Sinwan Abdul Salam (SOC 040), usia 63 tahun, wafat pada 21 Juli 2019 di RSAS Madinah;

13. Muh. Rum bin Rasim Batubara (MES 005), usia 65 tahun, wafat pada 21 Juli 2019 di Pemondokan Madinah;

14. Hamna binti Nawi Finan (JKG 011), usia 69 tahun, wafat pada 22 Juli 2019, di RSAS Madinah;

15. Suhari Abu Bin Subari (PDG 014), usia 88 tahun, wafat pada 22 Juli 2019, di RSAS Madinah;

16. Sirojudin bin Hasan Hamidah (LOP 002), usia 79 tahun, wafat pada 23 Juli 2019 di RSAS Makkah;

17. Sutrisno bin Suratman Ahmad (SOC 043), usia 54 tahun, wafat pada 23 Juli 2019 di RSAS Makkah;

18. Rahamat bin Noyan Nasution (MES 006), usia 65 tahun, wafat pada 24 Juli 2019 di Pemondokan Madinah;

19. Tatik Rahayu Maskat (SOC 59), usia 54 tahun, wafat 25 Juli 2019 di Masjid Makkah;

20. Fatma Thalib Arilaha (UPG 7), usia 71 tahun, wafat 25 Juli 2019 di RSAS Makkah;

21. Amin Sutikno Ahmad Karjo (SUB 02), usia 76 tahun, wafat 26 Juli 2019, di RSAS Madinah;

22. Saleh Saelani Karnadi (SUB 22), usia 84 tahun, wafat 26 Juli 2019, di RSAS Makkah;

23. Odah Juhe Juhanta (JKS 03), usia 75 tahun, wafat 26 Juli 2019, di Pemondokan Makkah; 

24. Saniah Sarkosi Atma (JKS 64), usia 68 tahun, wafat 27 Juli 2019 di pesawat yang mendarat pada bandara Jeddah.

25. Jamaluddin Bandarik Abdullah (MES 02), usia 72 tahun, wafat 26 Juli 2019, di RSAS Makkah, 

26. Siti Salma Husein Lamonjong (BPN 07), usia 89 tahun, wafat 28 Juli 2019, di RSAS Makkah, 

27. Enny Djatmiko Siswomihardjo (SOC 68), usia 76 tahun, wafat 28 Juli 2019, di RSAS Makkah, 

28. Nurbia Melek Tatu (BPN 08), usia 61 tahun, wafat 28 Juli 2019, di Pemondokan Makkah, 

29. Isah Oti Sana (JKS 40), usia 66 tahun, wafat 28 Juli 2019, di Perjalanan Makkah, 

30. Marhan Ali Telano (UPG 23), usia 63 tahun, wafat 28 Juli 2019, di RSAS Makkah. 

Ratusan ribu jamaah tiba

Sementara berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) melansir lebih dari 150 ribu jemaah telah tiba di Makkah. Data yang dirilis pada Minggu, 28 Juli 2019 pukul 19.00 WAS ini menunjukkan sebanyak 388 kloter yang membawa 156.452 jemaah bersama

Sementara 1.940 petugas penyerta kloter, telah memasuki kota kelahiran nabi  itu. Demikian disampaikan Kadaker Makkah Subhan Cholid, Senin (29/07). “Hari ini seluruh jemaah dari Madinah telah tiba semua di Makkah. Petugas di Makkah akan mulai berkonsentrasi untuk menerima jemaah dari Jeddah, dan memulai persiapan masa puncak  haji,” ujarnya.

Subhan juga menjelaskan, bahwa pihaknya bakal melakukan reformulasi penempatan petugas. Pasalnya pada hari ini petugas dari Madinah pun akan bergerak ke Makkah. Reformulasi penempatan petugas dimulai dari pelayanan jemaaah di sektor maupun di Masjidil Haram.

“Teman-teman petugas Madinah nanti sebagian akan kita tempatkan untuk membantu sekfor khusus di Masjidil Haram,” pungkasnya. [redaksi]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Headline