Connect with us

Ekonomi Islam

IAIN Purwokerto Resmi Punya Halal Center

[PURWOKERTO, MASJIDUNA] — Kabar gembira bagi warga Purwokerto, Jawa Tengah.  Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto resmi memiliki halal center.  Peluncuran halal center resmi dilakukan pada Jumat (6/11).

Wakil Rektor I IAIN Purwokerto, Fauzi mengatakan peluncuran halal center setelah adanya notakesepahaman antara IAIN Purwokerto dengan  Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH). Dia berharap kerjasama tersebut dapat bermanfaat bagi semua pihak.

“Kita berharap ke depan kita saling bersinergi, dan kita tak hanya menunggu usaha mikro kecil  menengah (UMKM) bersertifikasi halal saja, namun kita perlu turun,” ujarnya.

Masyarakat akademis memiliki kewajiban dalam memberikan edukasi bagi pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan pemahaman serta akses jangkauan dan biaya. Menurutnya dengan bersertifikasi halal, produk  UMKM menjadi lebih kompetitif dalam perdagangan yang persaingannya luar biasa.

Kepala BPJPH Sukoso mengapresiasi upaya IAIN Purwokerto mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia.  Baginya, perguruan tinggi mesti peduli terhadap Jaminan Produk Halal.  Khususnya terkait sumber daya manusia (SDM) yang mendukung penyelenggaraan JPH. Seperti auditor halal, penyelia halal, juru sembelih halal, chef halal dan manager halal.

Pendirian LPH oleh perguruan tinggi, lanjut Sukoso, sesuai dengan ketentuan UU JPH Pasal 12 yang menyatakan bahwa pemerintah dan/atau masyarakat dapat mendirikan LPH. Ketentuan ini diperjelas dalam Pasal 30  Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2019  yang menyebutkan “Pemerintah sebagaimana dimaksud terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sedangkan masyarakat sebagaimana dimaksud merupakan lembaga keagamaan Islam berbadan hukum”.  Sedangkan Pasal 31 Ayat (1) menyebutkan “LPH yang didirikan oleh pemerintah meliputi LPH yang didirikan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri, badan usaha milik negara, atau badan usaha milik daerah”.

“Saya mendorong perguruan tinggi untuk juga mendirikan lembaga sertifikasi profesi (LSP). Karena dengan terbitnya SK Menteri Tenaga Kerja Nomor 266 Tahun 2019 tanggal 1 Oktober 2019, maka saat ini sudah ada SKKNI bidang Auditor Halal bagi kita,” pungkasnya.

[AHR/BPJPH/Foto:bisnis.com]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam