Connect with us

Ekonomi Islam

Global Zakat dan ACT Distribusikan Zakat Fitrah ke Tanah Maluku

[AMBON, MASJIDUNA] — Memasuki 10 hari terakhir di pekan ketiga bulan Ramadhan, pendistribusian zakat fitrah dari para muzakki (wajib zakat)terus didistribusikan ke para pihak yang berhak.

Itu pula yang dilakukan tim Global Zakat  dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya  mendistribusikan beras zakat fitrah untuk anak-anak yatim, lansia, janda di beberapa lokasi berbeda di Provinsi Maluku.

Kepala Cabang ACT Maluku, Wahab Loilatu  mengatakan pendistribusian zakat fitrah antara lain disalurkan di desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.  Zakat fitrah beras diperuntukan  bagi anak yatim, lansia, dan janda yang menjadi korban gempa pada 26 September 2019 di Puncak Menderita dan Puncak Rahban, Desa liang beberapa waktu lalu.

“Kita akan memastikan bahwa zakat yang disalurkan dari para muzzaki tersampaikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat,” ujarnya di Ambon, Rabu (20/5).

Menurutnya selain ACT, terdapat pula Global Zakat dan sukarelawan dari Masyarakat Relawan Indonesia  (MRI) yang sama-sama bergerak membagikan zakat yang diamanahkan dari para muzakki.

Selain itu, ACT Maluku pun sedang gencar melaksanakan program Beras untuk Anak Negeri (BERANI). Target penggalangannya berupa  beras sebanyak lima ton. Rancananya, bakal dibagikan untuk warga masyarakat kurang mampu dan membutuhkan.

Lessy, seorang penerima zakat mengaku senang dengan pemberian zakat yang diberikan Global Zakat lewat ACT Maluku. Dia mendoakan agar para muzzaki yang telah mengeluarkan zakat fitrahnya kepada mereka mendapatkan rezeki dari Allah SWT dan dimudahkan segala urusannya.

Menurutnya, zakat yang  diterima merupakan hadiah yang dititipkan dari Allah SWT melalui ACT. “Sebab, di tengah situasi pandemi COVID-19 ini, untuk beraktivitas saja kita dibatasi dengan adanya physical distancing yang diberlakukan oleh pemerintah,” pungkasnya.

[KHA/Antara/Ilustrasi]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam