Connect with us

Khazanah

Gerakan ‘Tangerang Bersedekah’ Galang Warga Bantu Alat Kebersihan

[TANGERANG, MASJIDUNA] — Pemerintah Kota Tangerang terus menggalang warganya melalui Gerakan ‘Tangerang Bersedekah’ untuk saling membantu korban yang terdampak musibah kebanjiran. Sebagian warga yang terdampak masih membutuhkan bantuan berupa obat-obatan, makanan, pakaian hingga selimut. Termasuk perlengkapan peralatan untuk membersihkan lumpur di masing-masing rumah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tangerang, Provinsi Banten Mulyani  menyatakan mendorong  Gerakan “Tangerang Bersedekah” warga di kota agar  membantu korban banjir dengan alat-alat kebersihan, selain bantuan kebutuhan bahan pokok.

“Mari berbagi bantuan alat-alat kebersihan. Mulai dari, tempat sampah, sapu lidi, cairan pembersih atau pewangi lantai, alat pel, ember, sikat, keset hingga pengki,” katanya di Tangerang, Sabtu (4/1/2020).

Dia bilang, bahwa bantuan bisa dikirim ke posko bantuan bencana yang didirikan Pemkot Tangerang  di parkiran tingkat Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman no 1 atau menghubungi petugas Zuldin dengan nomor kontak 081311321212.

Usai banjir menerjang Kota Tangerang sejak Rabu (1/1/2020), sebanyak 289 dari 294 titik banjir di Kota Tangerang sudah dinyatakan surut. Para korban banjir dibantu seluruh jajaran Pemkot, TNI dan Polri pun mulai bersih-bersih rumah, lingkungan dan akses jalan.

Ia menjelaskan Gerakan “Tangerang Bersedekah” menjadi salah satu solusinya. Yakni  sebagai upaya mempercepat pemulihan wilayah banjir Kota Tangerang, serta  membantu untuk meringankan beban para korban yang terendam banjir.

Menurutnya, semakin banyak alat kebersihan yang sampai ke para korban banjir secara otomatis petugas dan masyarakat akan semakin cepat melakukan proses pemulihan sehingga kondisi Kota Tangerang pun akan cepat kembali normal.

“Melalui Gerakan ‘Tangerang Bersedekah’ kita bisa berbagi. Satukan dan kuatkan barisan untuk pemulihan Kota Tangerang,” pungkasnya.

[Antara]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah