Connect with us

Pendidikan Islam

Dana Bantuan Pesantren Turun Bertahap

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Pesantren-pesantren  dan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang bakal menerima bantuan di masa pandemi Covid-19 boleh tersenyum simpul. Pasalnya dalam waktu dekat dana bantuan bakal turun secara bertahap. Demikian disampaikan  Direktur Jenderal Pendidikan Islam Ali Ramdhani, Senin (24/8) kemarin.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah bertemu dengan pihak KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara), dan memastikan bahwa SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sudah terbit hari ini,” ujarnya.

Selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Ramdhani pun telah menandatangani penyaluran anggaran kepada Bank penyalur. Dia berharap  anggaran dapat segera disalurkan ke rekening lembaga penerima.

“Jadi untuk penerima bantuan tahap I sudah dapat menerima pekan ini,” imbuhnya.

Dikatakan Ali, pencairan dana bantuan operasional (BOP) tahap I  diperuntukkan bagi pesantren dan lembaga pendidikan yang telah tercantum dalam surat keputusan (SK) 12 Agustus 2020 lalu. Sedangkan tahap kedua, sedang dalam proses validasi.

“Semoga awal September kita sudah dapat menandatangani SK nya, sehingga dapat segera dilanjutkan proses penyalurannya juga. Kami sangat berhati-hati untuk melakukan validasi ini,” katanya.

Direktur PD Pontren Waryono menambahkan,  bantuan operasional tahap I yang cair pekan ini sejumlah  Rp.930.835.000.000,-. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi  9.511 pondok pesantren, 29.550 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), 20.124 LPTQ/TPQ, dan bantuan pembelajaran daring bagi 12.508 lembaga. 

“Sementara sisanya, akan disalurkan setelah validasi dilakukan dan SK tahap kedua selesai ditandatangani pada awal September mendatang. Ini sesuai dengan arahan Pak Menteri yang berharap seluruh bantuan dapat segera tersalurkan,” paparnya. 

Sebelumnya, Kemenag menerima amanah berupa anggaran sebesar Rp2,599 triliun peruntukan  membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi Covid-19. Anggaran ini disalurkan dalam bentuk Bantuan Operasional (BOP) untuk 21.173 pesantren. Jumlah ini terdiri dari 14.906 pesantren dengan kategori kecil (50-500 santri) yang mendapat bantuan sebesar Rp25juta. Lalu ada 4.032 pesantren kategori sedang (500-1.500 santri), yang akan mendapat bantuan Rp40juta.  Selain itu, bantuan bakal diberikan kepada  2.235 pesantren kategori besar dengan santri di atas 1.500 orang. Sementara nilai bantuannya adalah Rp50juta.

Bantuan operasional akan diberikan sekaligus bagi tiap-tiap pesantren. Selain bantuan operasional, Kemenag juga berikan bantuan pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga. “Masing-masing lembaga akan mendapat Rp15juta, namun diberikan per bulan Rp5juta selama tiga bulan,” tandasnya.

Selain pesantren, bantuan juga akan disalurkan sebagai BOP untuk 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Masing-masing MDT akan mendapat Rp10juta. Bantuan juga diberikan untuk 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ). Masing-masing LPQ akan mendapat bantuan Rp10juta.

[AHR/Kemenag/Foto:republika]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pendidikan Islam