Connect with us

Khazanah

Bulan Ramadan 10 Hari Lagi, Siapkan Dua Hal Penting Ini

[JAKARTA, MASJIDUNA] – Bulan Ramdan 1442 Hijriah jika merujuk penanggalan melalui metode perhitungan (hisab) akan jatuh pada tanggal 13 April 2021. Artinya, 10 hari lagi kita akan melaksanakan ibadah ramdan. Sudah siapkah Anda?

Menyambut pelaksanaan ibadah ramadan, setidaknya dua persiapan yang harus kita siapkan dengan baik. Saat ini momen yang tepat untuk menyiapkan segala sesuatu dalam rangka menyambut pelaksanaan ramadan.

Pertama, persiapan lahir dalam rangka menyambut pelaksanaan ibadah ramdan selama satu bulan lamanya. Persiapan lahir ini cukup penting, karena erat kaitannya dalam kelancaran pelaksnaaan ibadah puasa ramadan. Apalagi, jika kita memiliki buah hati yang masih berusia di tingkat sekolah dasar (SD) atau bahkan usia taman kanak-kanak (TK) sedang belajar puasa.

Persiapan lahir ini berhubungan dengan apa saja keperluan selama pelaksanaan ibadah puasa ramadan. Mulai soal menu buka puasa, takjil buka puasa, hingga keperluan sahur. Pastikan asupan gizi selama ramadan terpenuhi dengan baik. 10 hari jelang ramadan, momen yang tepat untuk melengkapi kebutuhan selama ramadan

Khusus yang memiliki putera puteri yang mulai belajar puasa, siapkan asupan vitamin khusus untuk anak-anak termasuk susu untuk melengkapi kebutuhan tubuhnya. Ingat, puasa tahun ini merupakan kali kedua kita puasa saat di masa pandemi. Sehingga urusan asupan gizi dan vitamin bagi seluruh kelurga menjadi hal yang penting untuk imunitas tubuh selama puasa.

Selain menyiapkan urusan makanan dan aspek turunannya, menyiapkan untuk perlengkapan ibadah selama ramadan juga harus disiapkan sejak saat ini. Mulai perangkat alat ibadah seperti sarung, sajadah, mukena hingga menentkan skenario pelaksanaan ibadah salat tarawih, apakah dilakukan di rumah atau di mushola atau masjid di sekitar rumah?

Jika skenario di rumah pastikan ruangan untuk melaksanakan ibadah telah dibersihkan dan dirapihkan. Namun, jika skenario salat tarawih dilaksanakan di mushola atau di masjid lingkungan rumah, pastikan tempat ibadah menyiapkan standard protokol kesehatan (prokes) seperti jaga jarak dan kewajiban memakai masker.

Pastikan pula seluruh anggota keluarga senantiasa memakai masker dan lebih baik mengambil air wudhu dilakukan di rumah untuk menghindari interaksi dengan banyak orang saat wudhu di musholla atau di masjid.

Kedua, menyiapkan batin kita dalam rangka menyambut ramadan. Ini persiapan yang bisa disebut utama untuk menyambut pelaksnaaan ramadan. Pastikan diri kita siap secara batin untuk melaksanakan ramadan selama satu bulan penuh. Pastikan diri kita telah merancang untuk memaksimalkan ibadah selama ramadan.

Mulai pelaksanaan puasa yang baik, menjalankan ibadah sunnah seperti tarawih, tadarus al-Qur’an hingga memastikan tidak melakukan hal-hal yang mengurangi keafdalan puasa ramadan.

Menata niat menyambut pelaksanaan ibadah puasa ramadan harus dilakukan agar kita benar-benar dapat memaksimalkan keistimewaan selama bulan ramadan. Fokuskan pikiran dan hati semata-mata untuk meraih ketaqwaan.

Dari kedua persiapan baik lahir dan batin tersebut, ada satu benang merah yang kita lakukan yakni bahagia menyambut datangnya bulan ramadan. Kebahagian menyambut bulan ramadan menjadi satu tanda penting. Sebagaimana hadist rasulullah yang termaktub kitab Durrotun Nasihin menyebutkan “Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka“. Wallahu A’lam.

[RAN/Ilustrasi: canva]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah