Connect with us

Ekonomi Islam

Berkolaborasi dalam Percepatan Sertifikasi Halal

Penyelenggara jaminan produk halal membutuhkan  komitmen yang kuat dalam melaksanakan amanat UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

[JAKARTA, MASJIDUNA] — Sering dengan pemberlakukan UU No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), sertifikasi halal pun keharusan bagi para pelaku usaha. Percepatan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pun menjadi mendesak.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun bersepakat  berkolaborasi mempercepatan proses dan penerbitan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.

“Kami menyambut baik kedatangan teman-teman dari PINBAS MUI. Karena layanan jaminan produk halal ini memang perlu keterlibatan dari banyak pihak,” ujar Kepala BPJPH Sukoso, Jumat (20/11) kemarin.

Bagi Sukoso, sinergisitass antar kedua institusi dalam penyelenggaraan sertifikasi halal menjadi mandat dari pelaksanaan UU 33/2014. BPJPH pun membuka lebar pintu untuk berkolaborasi dengan pihak manapun sepanjang dilakukan sesua peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Menurutnya dalam penyelenggara jaminan produk halal membutuhkan  komitmen yang kuat untuk melaksanakan amanat UU 33/2014 dengan sebak-baiknya.  “Namanya halal, bekerjanya harus halal, semuanya ya harus halal. Kita harus bangga melihat halal ini bermanfaat bagi orang lain,” imbuhnya.

Direktur  Pinbas MUI M Azrul Tanjung menilai kolaborasi yang bakal  dilakukan sangat penting. Pasalnya banyaknya jumlah usaha mikro dan kecil yang ada di Indonesia. Menurutnya, pihaknya menyambangi BPJPH dalam rangka berkolaborasi dalam mempercepat  sertifikasi halal pelaku UMKM.

“Karena ini sudah mandatory, sementara jumlah UMK-nya banyak sekali,” pungkasnya.

[AHR/BPJPH/Ilustrasifoto: Bisnis.com]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi Islam